Kawasan Cibubur Semakin Membludak, Chairul Tanjung Bikin Trans Studio
Grand Opening Trans Studio Cibubur (Foto: wikagedung)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id  – PT WIKA Realty yang bergerak di bidang usaha realty, property management dan jasa konstruksi, memperoleh predikat peringkat investment grade. Peringkat ini disematkan sebagai surat pinjaman WIKA Realty.

Direktur Keuangan WIKA Realty, Adang Hamdani menjelaskan, bahwa WIKA Realty sudah memperoleh peringkat investment grade dari lembaga pemeringkat Pefindo. “Kami bersyukur bahwa di tengah kemelut yang sedang melanda sektor konstruksi dan properti di tanah air, WIKA Realty masih dipercaya untuk mendapatkan peringkat Investment Grade BBB+ dengan stable outlook,” jelas Adang dalam keterangan tertulis, beberapa waktu lalu.

Menurutnya, pihaknya yakin ke depannya bakal memberikan imbal hasil bagi para investor, baik investor surat utang maupun investor saham. Kemudian, anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) ini berhasil menggalang dana investor dikisaran Rp 500 miliar melalui medium terms notes (MTN VI). Selain itu, perusahaan properti ini juga mentargetkan mencatat sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada kuartal pertama 2018 ini.

Seperti diketahui sebelumnya, WIKA Realty sudah mengembangkan lebih dari 35 proyek. Total proyek tersebut meliputi ribuan unit properti dalam bentuk landed house, apartemen, kondotel, villa dan resort, bangunan perkantoran, dan area komersial yang tersebar di berbagai kota utama di Indonesia.

Melalui brand Tamansari, dimana salah satu unggulan WIKA Realty merupakan pengembangan sejumlah proyek-proyek transit oriented development (TOD) atau properti komersial dan residensial di berbagai lokasi utama transportasi umum. Khususnya disekitar stasiun kereta api di Jakarta, Bodetabek dan seluruh pulau Jawa.

Sementara itu,  PT Wika Realty juga akan berkolaborasi dengan Kompas Gramedia mengembangkan proyek apartemen di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur. Kemudian, nilai investasi proyek itu, berkisar Rp 400 miliar.

Kedua korporasi tersebut bakal melakukan joint operasional mengembangkan dua tower apartemen di lahan seluas 6.000 meter persegi (m²) milik Kompas Gramedia Grup. Total apartemen yang akan dibangun mencapai 500 unit.

Direktur Utama Wika Realty bilang, Agung Saladin, perjanjian kerjasama Kompas Gramedia diluncurkan pada awal November 2017 lalu. “Perizinan sudah beres, hanya saja untuk perjanjian dengan Kompas Gramedia masih dalam proses karena ada beberapa lagi yang harus dilengkapi.” pungkas Agung.