Tren Lokasi Hunian di 2017, Bekasi Diprediksi Menjuarai
Bekasi Diprediksi Menjuarai (Foto: youtube)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Para pakar belakangan ini menyebutkan tren lokasi hunian masa depan diprediksi akan berkembang di Jakarta-Bogor-Tangerang-Bekasi-Cianjur (Jabotabekjur). Atau tepatnya, di kawasan Tangerang-Maja dan Bekasi-Karawang.

Dari empat kawasan tersebut, Bekasi dianggap yang paling berpotensi prestisius dengan perkembangan kotanya yang sangat pesat.

Hal ini ditandai dengan akan hadirnya Light Rapid Transit (LRT) dan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) seksi I.

Dampak dari prospek infrastruktur juga menjalar ke sektor properti. Menurut Wasudewan, Country Manager salah satu situs online, harga properti di Bekasi sekarang ini berada di angka Rp.6,5 juta/meter persegi sepanjang tahun 2016.

“Tahun ini, pemerintah telah menargetkan pengoperasian jalan tol Bekasi – Cawang – Kampung Melayu seksi I (segmen Pangkalanjati – Jakasampurna) sepanjang 8,28 km. Rencana ini turut mendongkrak kenaikan harga properti di area Bekasi,”tuturnya.

Untuk para pekerja di ibukota yang tengah mencari hunian di pinggir kota, tol Becakayu menjadi salah satu faktor penting, selain fasilitas LRT.

“Tetapi Anda tidak harus mengelilingi Bekasi untuk mengetahui rumah yang cocok bagi masa depan keluarga Anda. Dengan teknologi virtual 3 dimensi, Anda dapat melihat secara langsung seluruh tampilan rumah dari layar komputer atau smartphone,” lanjut Wasudewan.

Sementara itu, Principal Ray White Summarecon Bekasi, Herry Tan, menuturkan bahwa perkembangan properti tahun 2016 memang condong mengarah ke area timur yakni Kota Bekasi dan Cikarang.

LRT memang jadi salah satu alasan yang sangat kuat untuk konsumen memantapkan pilihan menetap.

“Hampir 40% pencari rumah datang ke Bekasi karena tertarik dengan adanya LRT. Ditambah lagi faktor lain yakni harga yang lebih terjangkau, terpaut cukup jauh dengan harga rumah di Jakarta,” jelas Herry.

Terkait pertimbangan antara rumah atau apartemen, ia mengaku porsi kebutuhan konsumen untuk dua jenis tempat tinggal ini masih seimbang.

Akan tetapi, jika dilihat dari segi harga yang disukai, konsumen dengan budget dibawah Rp.1 miliar lebih memilih apartemen, sedangkan mereka yang memiliki dana di atas Rp.1 miliar bakan membeli rumah.

Maka dari itu, harga properti di Bekasi juga bisa dikatakan progresif.

Menurut Herry, harga apartemen di Bekasi Barat dan Timur hanya senilai Rp.400 juta hingga Rp.1 miliar dan untuk rumah tapak di Bekasi dengan luas tanah 90m2 dan dua lantai seharga Rp.1 miliaran.