Handayani (Foto: dok.inapex)
Direktur Consumer Banking BTN, Handayani. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Kondisi pemilihan kepala daerah (Pilkada) secara serentak, ternyata tak berdampak dipasar properti Indonesia. Bahkan fakta itu terjawab pada transaksi kredit pemilikan rumah (KPR) Bank Tabungan Negara (BTN) yang melampaui target di ajang Indonesia Properti Expo 2017.

Direktur Consumer Banking BTN, Handayani mengakui, targetnya adalah Rp 5 triliun, sedangkan hasil dari pameran properti selama 11-19 Februari 2017 melampaui angka tersebut.

“Ketika mengawali pembukaan kemarin, bahwa Pak Direktur Utama mentargetkan untuk bisa mencapai angka 5 triliun, dan saya dengar per Jam 2 tadi siang sudah terpecahkan rekor tersebut. Untuk itu saya ingin mengucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pendukung acara Indonesia Properti Expo karena kita bisa tembus rekor 5 triliun melewati dalam waktu 9 hari,” kata Handayani saat ditemui di arena pameran, Minggu, (19/2).

Lebih lanjut dikatakan Handayani, mengenai izin prinsip serta transaksi KPR bisa terus ditingkatkan lagi. “Tentu semua harapannya mengenai izin prinsip maupun minat untuk membeli bisa betul-betul menjadi KPR dan KPA ke Bank BTN bukan bank yang lain,” tambahnya.

Selain itu, Handayani ingin menjadikan moment tersebut sebagai prestasi yang patut mendapat apresiasi. “Jadi tentu moment ini merupakan prestasi yang luar biasa, mengawali awal tahun, disusul dengan mement program lagi dibulan-bulan selanjutnya dengan titik Agustus kita akan menyelenggarakan expo juga tentu tetap bersama Adhouse jadi tentunya developer harus segera register jauh-jauh hari karena peminatnya terus bertambah,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Direktur Utama PT. Adhouse Indonesia Cipta Soedirman Zakaria, mengaku sangat berterimakasih terhadap mitra kerja serta seluruh pendukung acara pameran Indonesia Properti Expo 2017 yang berlangsung sukses.

“Alhamdulillah pameran kita sejak dibuka tanggal sebelas Februari oleh Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan berakhir pada hari ini, dapat kami sampai tadi siang 264.1000 pengunjung,” katanya.

Lebih lanjut Soedirman Zakaria mengakui pencapaian jumlah pengunjung tersebut, tidak maksimal seperti tahun sebelumnya kerena terbentur faktor kondisi politik.

“Kami memang mengakui dari total pengunjung dari tahun lalu menurun, karena mungkin ada faktor Pilkada dan faktor lain-lain. Tapi kami optimis untuk pameran di bulan Agustus nanti bisa mencapai diatas jumlah tersebut,” pungkasnya.

Dalam penutupan acara seremonial tersebut selain dihadiri para direksi, kepala wilayah, kepala cabang Bank BTN, juga disaksikan Drs.Toto Sianto MM dari Kementerian UKM RI serta Bendahara DPD REI DKI Alfin.