Realisasi ruas jalan tol diharapkan mampu mendorong ekonomi. (Foto: PUPR)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Bakal dioperasikan sejumlah ruas Tol Trans Jawa milik PT Jasa Marga Tbk dan PT Waskita Karya Tbk diharapkan mampu mendorong perekonomian disekitarnya.

Bahkan Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menargetkan keberadaan Tol Trans Jawa bisa mewujudkan konektivitas wilayah serta dapat mengurangi biaya logistik.

Kemudian dari 5 ruas Tol Trans Jawa yang siap dibuka yaitu Batang-Semarang sepanjang 75 kilometer (km), Semarang-Solo segmen Salatiga Kartasura sepanjang 31 km, dan Ngawi-Kertosono-Kediri segmen Wilangan-Kertosono 37,9 km.

Selanjutnya, ada ruas Gempol-Pasuruan segmen Pasuruan-Grati sepanjang 14 km dan Pemalang-Batang sepanjang 39,2 km.

Deputi Bidang Restrukturisasi dan Pengembangan Usaha Kementerian BUMN, Aloysius K Ro, menjelaskan, kehadiran jalan tol dapat mengurangi jarak dan waktu tempuh, serta mengurai kemacetan sehingga menghemat konsumsi bahan bakar minyak (BBM).

“Selain itu, dengan adanya Tol Trans Jawa ini akan mendorong perekonomian di sekitar jalan tol. Ini merupakan pencapaian yang sangat dinanti oleh masyarakat,” ujar Aloysius dalam siaran pers, belum lama ini.

Tol Trans Jawa yang menghubungkan Jakarta dan Surabaya sepanjang 760 km ini memperkuat peran strategis BUMN sebagai agen pembangunan.

“Diharapkan setelah tersambungnya Tol Trans Jawa, kami akan terus mendorong BUMN untuk meningkatkan kiprahnya melalui industri jalan tol, mewujudkan konektivitas antar wilayah di Sumatra, kemudian di Kalimantan hingga Sulawesi,” ujar Aloysius.

Pembangunan jalan tol menjadi salah satu kunci konektivitas dan pemerataan pembangunan di Indonesia.

Ia menambahkan, Jasa Marga menyiapkan 61 titik tempat istirahat (rest area) berbagai macam tipe di sepanjang Tol Trans Jawa.

Tempat istirahat tersebut dilengkapi dengan zona usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menyediakan kuliner serta oleh-oleh khas daerah setempat.

Jasa Marga dan Waskita Karya sebagai pengelola Tol Trans Jawa juga bersinergi dengan PT Pertamina (Persero) untuk kerja sama pengadaan SPBU Pertamina di 18 titik rest area.

Akhir November lalu, Pertamina dan Jasa Marga sudah menandatangani kerja sama untuk membangun SPBU di empat ruas tol.

SPBU ini nantinya akan dibangun di empat jalan tol. Pertama, Jalan Tol Solo-Ngawi Seksi Sragen-Ngawi sepanjang 51 km. Kedua, PT Jasa Marga Properti (JMP) dan Pertamina masing-masing mengelola dua unit rest area tipe A di Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (Sumatera Utara).

Ketiga, Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Kalimantan Timur). Keempat, Jalan Tol Manado-Bitung (Sulawesi Utara).