Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Cari rumah bisa di ibaratkan seperti mencari jodoh. Apalagi, untuk mewujudkan bisa membeli rumah pertama, memang dibutuhkan banyak pertimbangan ekstra hati-hati.

Tak hanya itu, sebelum beli rumah disarankan berdiskusi lebih intensif dengan pasangan sebelum menentukan lokasinya.

Jangan sampai karena kurangnya perencanaan, hitungan, serta informasi, bangunan yang semestinya menjadi rumah idaman, malah menjadi tempat tinggal yang tidak nyaman.

Berikut tips ketika ingin beli rumah ;

PERHITUNGAN

Pada dasarnya rumah merupakan kebutuhan primer bagi setiap orang yang telah memperhitungkan dengan harga panjang. Kemudian untuk menghitung secara cermat berapa ongkos dan biaya yang akan dikeluarkan secara total untuk rumah baru itu.

Hitungan itu termasuk uang muka, besaran uang cicilan per bulan, pajak, bunga jangka panjang, asuransi, dan utilitas lainnya, mulai dari pemasangan infrastruktur, ongkos pulang – pergi, atau ongkos-ongkos perbaikan yang dibutuhkan nanti.

Jangan mudah tergiur dengan iklan cicilan murah per bulan, tapi manfaatkan berkonsultasi langsung menggali informasi yang sebanyak-banyaknya kepada developer saat dilokasi pameran properti.

Hitunglah serta bayangkan ketika bersama keluarga akan menempati rumah itu dalam waktu bertahun-tahun. Kemudian, sesuaikan dengan budget rumah tangga. Upayakan batasannya adalah tidak lebih dari 30% penghasilan maupun gabungan pendapatan pasangan.

RISET

Jika beli rumah melalui skema KPR, jangan lelah untuk riset dan membandingkan tawaran KPR yang disediakan oleh beberapa bank. Perhatikan perhitungan bunga pinjaman secara detail.

Terutama soal skema yang dipilih, apakah menggunakan bunga tetap, fluktuatif, dan lainnya. Jangan ragu juga bertanya soal faslitas pinjaman yang bisa diberikan bank.

Riset ini juga bisa dilakukan saat datang di pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) yang berlangsung pada 2 – 10 Februari 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

REKAM JEJAK

Sebelum mengajukan KPR, sebaiknya perhatikan tentang prosedur dan prosesnya. Mengapa? Sebab proses KPR dan pencairan pinjaman dana bisa jadi berbelit jika mempunyai riwayat pelunasan utang yang buruk sebelumnya.

Khusus yang pernah bermasalah dengan kartu kredit atau kredit tanpa agunan, harus memastikan sudah membereskan masalah utang atau tidak memiliki beban utang yang tinggi sebelum mengajukan KPR.

Sebab penyedia dana akan selalu melihat dan menghitung rasio piutang tersebut. Jika terlalu tinggi, maka akan makin rendah kemungkinan persetujuan pinjaman untuk beli rumah.

KONTRAK

Tips selanjutnya yaitu harus sangat cermat ketika membaca berbagai macam kontrak atau surat-menyurat dan dokumen. Baik kontrak yang disediakan peminjam dana atau agen penjual rumah.

Jika ada istilah yang tidak mengerti, tanyalah sampai jelas. Sementara bila ingin mengubahnya, gunakanlah hak untuk bernegosiasi. Apabila ada pihak yang masih keberatan menjelaskan, banyak pakar merekomendasikan agar mengganti pihak penyedia dana.

LINGKUNGAN

Tak hanya soal kontrak, namun mendukung kehidupan bermasyarakat dibutuhkan lingkungan yang ramah dan aman. Pastikan lokasi rumah sudah disurvei untuk mengetahui secara pasti calon lingkungan maupun kondisi tetangga.

PERANGKAT

Tahap selanjutnya, sisihkan sebagian biaya untuk membeli perangkat dan isi rumah. Kendati saat ingin beli rumah terlihat simpel tapi kelengkapan perangkat rumah tidak kalah penting.

Setidaknya, harus disiapkan sejumlah uang untuk dialokasikan pada barang-barang tersebut diantaranya seperti tempat tidur, sofa, kebutuhan kamar mandi, serta dapur. Jangan sampai bisa memiliki rumah namun tak bisa mengisi perabotnya.

ANGGARAN

Tips membeli rumah dari perencana keuangan Prince Financial Advisory, Lauren Prince adalah memisahkan dan mengkategorikan pengeluaran sebagai pasangan. Kategori dipisah dalam tiga kelompok yakni; survival, liveable, dan comfortable.

Dengan begitu Anda dan pasangan tidak akan tergoda untuk pengeluaran tidak perlu dan bisa tetap mencicil rumah.

PERGERAKAN

Kemudian ditengah pergerakan pasar properti yang tak pasti, jangan pernah menunggu pasar turun atau suku bunga turun. Jika nilai rumah yang akan dibeli sudah cocok dan masuk hitungan jangan ragu untuk langsung transaksi.

Pasalnya, jika terlalu lama menunggu kondisi ekonomi yang serba tak pasti, bisa jadi kehilangan kesempatan memiliki rumah terbaik.

SESUAI

Memilih rumah pada intinya adalah menyesuaikan. Jadi jangan terpaku pada ukuran yang besar. Lihat lingkungan baik-baik, jika rumah besar itu adalah satu-satunya disana, kemungkinan untuk laku dijual kembali dengan harga tinggi sangatlah kecil.

HINDARI

Cara yang terakhir sebelum beli rumah yaitu dengan istilah sedang memilih rumah, bukan mengencaninya. Jadi jangan terpikat hal-hal emosional seperti halaman belakang yang bagus, cat yang menarik, dan obyek lain yang sifatnya personal.

Bagaimana pun rumah adalah salah satu bentuk investasi jangka panjang, nilainya ditentukan dari lokasi, struktur, dan nilai rumah semakin naik.