Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Ternyata begini cara bank menentukan harga rumah. Pada dasarnya, untuk memutuskan beli rumah ataupun mengajukan KPR tentunya sangat dibutuhkan suatu jaminan pinjaman agar pihak bank dapat melakukan appraisal.

Kemudian bagaimana cara bank menentukan harga rumah? Yuk ngintip, proses penaksiran harga rumah tersebut sehingga dijadikan patokan bagi bank dalam pengajuan KPR, lelang, anggunan tapi bukan merupakan penetapan yang dilakukan oleh penjual atau developer.

Persoalan ini layak menjadi materi perbincangan dikalangan konsumen property, karena sering kali harga taksiran bank sangat berbeda dari harga jual yang ditetapkan. Sehingga akan mempengaruhi para pembeli, misalnya ketika calon konsumen properti berkeinginan membeli rumah baru melalui KPR, tapi ternyata harga taksiran dari bank berada di bawah harga jual.

Oleh sebab itu, pihak bank cuma memberikan pinjaman sebesar harga yang mereka taksir, dan sisanya harus ditutupi sendiri oleh si pembeli atau dapat dana talangan dari pengembang.

Berikut sejumlah alasan yang dapat mempengaruhi appraisal dari pihak bank (selain hal umum seperti luas bangunan dan luas tanah):

KONDISI BANGUNAN

Kondisi bangunan sering menjadi standar paling dasar dalam penaksiran harga rumah, apakah itu dari pihak bank atau tidak. Jika kondisi bangunan tertata rapi, dan terlihat baru, maka besar kemungkinan harga taksiran dari pihak bank juga akan menjadi tinggi.

AKSES MENUJU RUMAH

Rumah yang memiliki akses mudah dan nyaman sering kali mendapatkan taksiran harga yang baik dari bank. Misalnya berlokasi di depan jalan besar (setidaknya memiliki lebar jalan 4 meter) dan tidak terlalu padat lalu lintasnya bisa menjadi patokan apakah rumah tadi memiliki akses nyaman dan mudah, atau tidak.

LETAK RUMAH

Rumah yang terletak di pinggir pantai memang sering memiliki pemandangan yang fantastis. Bahkan bagi kaum jet-set, beach house seperti ini malah sering menjadi incaran. Namun disisi lain oleh pihak bank, rumah seperti ini malah menghasilkan taksiran harga yang sangat buruk.

Pihak bank yang memberi fasilitas KPR akan lebih ekstra pertimbangan khususnya tidak lain adalah tentang kerawanan bencana dari rumah pinggir pantai.

DEKAT SUNGAI

Banyak peraturan daerah yang menekankan bahwa daerah disekitar sungai harus bebas dari bangunan hunian. Rumah-rumah yang terletak dekat dengan sungai sering menerima taksiran harga yang buruk. Persoalan ini tidak lepas dari peraturan daerah yang mengatur kawasan di sekitar sungai, serta menjadi kebiasaan buruk manusia yang merusak keadaan sungai,dan bangunan yang dapat mengurangi volume ruang saluran sungai tersebut.

RAWAN BENCANA

Kemudian untuk Rumah yang berada di lokasi yang rawan bencana (umumnya banjir) sering memperoleh taksiran harga yang buruk. Alasan ini tidak terlepas dari kebiasaan bank untuk memberikan asuransi pada rumah yang masuk dalam program KPR, lelang, atau agunan. Rumah yang rawan terkena bencana otomatis akan membutuhkan dana asuransi yang besar pula.

TEMPAT PEMBUANGAN SAMPAH

Selanjutnya, Rumah yang terletak dekat dengan tempat pembuangan sampah (TPS) juga akan mengurangi kenyamanan penghuninya. Oleh sebab itu, kondisi seperti ini menjadi pertimbangan dalam penaksiran harga dan membuat harga taksiran menjadi lebih rendah.

RENCANA TATA KOTA

Selain itu, disetiap wilayah memiliki suatu rencana tata kota, maka proses penaksiran harga juga akan melihat rencana ini. Jika lokasi sebuah rumah melanggar atau tidak sesuai dengan rencana tata kota yang ada, maka taksiran harga untuk rumah tersebut otomatis menurun.

KAPAN MENGAJUKAN KPR

Jika ingin mewujudkan impian bisa beli rumah juga sangat ditentukan dari berbagai pertimbangan lain, seperti mampu memilih moment yang tepat. Calon konsumen disarankan bisa mengajukan KPR diawal tahun, alasanya terlepas dari iming-iming tawaran suku bunga rendah, biasanya pihak bank lebih banyak memberikan kemudahan melalui proses layanan KPR di bulan Februari dan Agustus.

Kendati demikian, justra fakta sebalinya apabila sebuah rumah berdiri di lokasi yang sesuai dengan rencana tata kota, maka harga taksirannya juga akan menjadi semakin baik. Dengan tahu sedikit rahasia di balik proses appraisal, maka Anda bisa melakukan perencanaan atau perkiraan keuangan yang lebih baik lagi saat berhadapan dengan bank.