Alasan Kota Depok, Paling Diminati Konsumen Properti. (Foto: ist)
Alasan Kota Depok, Paling Diminati Konsumen Properti. (Foto: ist)

DEPOK, INAPEX.co.id, – Sebagai kota penyangga Jakarta, Kota Depok merupakan salah satu lokasi yang paling banyak diminati konsumen properti.

Oleh sebab itu tak heran bila pengembang properti sangat berhasrat untuk membangun hunian yang layak dan nyaman di sekitar daerah tersebut.

Tren masa depan hunian di Depok sepertinya akan berbentuk vertikal atau biasa disebut dengan apartemen.

Di wilayah Margonda, Kecamatan Beiji khususnya, merupakan jantung Kota Depok yang memiliki perkembangan ekonomi yang sangat pesat.

Marketing Manager Adhigrya Pangestu Tania Fatimah Lubis mengatakan bahwa pengembang dan pemilik tanah di Depok saat ini masih terus ingin mengembangkan daerah Margonda.

“Hal ini terbukti dengan maraknya pembangunan properti di sana, mulai dari apartemen, hotel, kafe, dan resto. Artinya, akan banyak sekali potensi pasar yang dapat diserap dari Margonda. Terutama untuk kebutuhan hunian. Faktanya Depok sendiri juga dikenal sebagai dunia pendidikan, terutama perguruan tinggi. Setidaknya ada lebih dari dua perguruan tinggi yang berada di sepanjang Jalan Margonda. Adapun kampus-kampus tersebut biasanya menerima mahasiswa sebanyak puluhan ribu setiap tahunnya. Paling banyak, mahasiswa merupakan pendatang baik dari luar Depok hingga luar negeri,” kata Tania.

Lebih lanjut Tania mengakui, dari tahun ke tahun ternyata kebutuhan mahasiswa akan tempat tinggal juga semakin terus berkembang. Jika dahulu mahasiswa masih banyak yang tinggal di indekos rumah tapak, tapi sekarang sudah banyak membutuhkan tempat kosan yang lebih nyaman dan aman.

“Permasalahan sekarang ini pada Indekos rumah tapak adalah jumlahnya tak bisa bertambah karena keterbatasan lahan dan harganya pun sudah melejit. Tidak hanya itu, baik akses dan fasilitas juga tidak banyak berkembang. Jadi tidak heran, banyak mahasiswa yang lebih memilih tinggal di apartemen,” katanya.

Dikatakan Tania, jumlah indekos khusus wanita cukup mendominasi di Depok. Berdasarkan riset yang dilakukan PT Graha Loka Pangestu selaku pengembang mengatakan, sebanyak 57% penghuni wanita baik pekerja maupun mahasiswa lebih banyak tinggal di apartemen.

“Terutama di sepanjang Gang Sawo, menjadi akses menuju kampus UI. Hampir semua indekos merupakan khusus wanita. Karena, ternyata karakteristik penghuni wanita memerlukan perlakuan khusus tidak seperti penghuni pria yang lebih fleksibel,” kata Tania.

Atas pertimbangan ini, tidak heran bila mulai muncul penawaran konsep apartemen yang dikhususkan untuk penghuni wanita. Adalah Female Apartemen yang berlokasi di Margonda Depok, menjadi apartemen pertama di Depok dan Indonesia yang hanya membolehkan dihuni oleh kaum wanita.

Menurut pengembang, Female Apartemen akan menawarkan konsep yang aman dan nyaman. Dengan konsep “Save, Secure, Healthy, Comfort” diharapkan dapat memberikan rasa aman yang tidak hanya terlihat dari pandangan mata, tetapi juga memberikan rasa aman di hati penghuni.

Saat ini apartemen ini masih dalam proses pembangunan. Adapun total area apartemen ini ditaksir seluas 2.112 m2 dengan jumlah unit sebanyak 552 unit dan 21 lantai. Tidak hanya penghuni yang diharuskan wanita, tetapi seluruh pekerja di dalam apartemen juga harus dari kalangan wanita.