Ilustrasi. (Foto: rumahmurahbtn)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Ini tergolong lebih murah, karena beli rumah lewat proses lelang dinilai jauh dibawah harga pasaran. Pasalnya, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk terlihat sudah mulai menjual belasan ribu unit rumah murah melalui proses lelang. Rumah hasil sitaan kredit macet tersebut dilelang lewat situs rumahmurahbtn.com.

Direktur Collection & Asset Management BTN Nixon Napitupulu menjelaskan, masyarakat yang tertarik untuk beli rumah murah ini dapat memanfaatkan skema Kredit Pemilikian Rumah (KPR) lelang. KPR lelang ini tak berbeda dengan KPR biasa.

“Kalau yang nggak bisa beli tunai kan ada KPR Lelang. Artinya, dia di-re-finance kembali lewat KPR, tapi istilahnya KPR Lelang karena asal-muasalnya rumah bermasalah,” ujar Nixon Napitupulu di Jakarta, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan Nixon Napitupulu, untuk membeli rumah murah itu peserta lelang harus menyediakan 20% dari harga rumah berdasarkan ketentuan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN).

“Peserta lelang harus setor uang jaminan 20%, itu harus disetor dulu pada saat dia daftar. Begitu dia daftar lelang, bersamaan dia ajukan aplikasi ke BTN,” ujar Nixon Napitupulu.

Sebanyak 20% pembayaran itu merupakan uang jaminan sekaligus sebagai uang muka atau down payment (DP). Menurut Nixon Napitupulu, uang ini akan dikembalikan bila peserta lelang tak jadi atau tak menang lelang. Sementara 80% sisanya, bisa dibayar dengan KPR lelang.

Secara umum, masih dikatakan Nixon Napitupulu, KPR rumah lelang ini seperti KPR pada umumnya. Selanjutnya, bunganya menggunakan bunga pasar. Nilai KPR juga akan dilihat sesuai kemampuan pembayaran si peserta.

“Kalau penghasilannya meng-cover (ajukan berapa KPR). Kalau penghasilannya nggak cover ya pasti diturunkan (nilai pengajuannya). Limit maupun tenor juga sama,” ujar Nixon Napitupulu.

Lebih lanjut Nixon Napitupulu mengatakan, pengajuan proses KPR lelang ini harus dilakukan sebelum pengumuman hasil lelang. Sementara proses lelang dari awal hingga saat pengumuman memakan waktu sekitar empat puluh lima hari.

“Pengumuman hasil lelang itu 45 hari. Nah proses KPR-nya harus sebelumnya sudah diproses. Kan cukup itu waktunya,” pungkas Nixon Napitupulu.