Familia Urban menawarkan beli rumah dapat cashback Rp.30 Juta Rupiah. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.idIni kabar gembira bagi pengunjung di Pameran Indonesai Properti Expo (IPEX) 2018. Pasalnya pengembang Timah Properti menawarkan free biaya KPR, Canopy dan fasilitas AC melalui proyek andanya Familia Urban.

Kami juga memberikan Cashback Rp.30 Juta serta uang muka 5% yang berlaku hanya selama pameran berlangsung saja,” jelas staf pemasaran Familia Urban Frans Cristian saat ditemui INAPEX.co.id di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Selasa (25/9/2018).

Frans menambahkan, Familia Urban yang terdiri dari cluster Ganesha, Cluster Gayatri, dan Cluster Dharmawangsa memiliki fasilitas lengkap seperti 4 akses pintu tol, jaringan listrik bawah tanah, serta view danau.

Timah Properti tampilkan proyek hunian modern.

Hunian Familia Urban dikemas seperti Kota Mandiri dengan akses pendukung lengkap kebutuhan gaya hidup, sarana pendidikan, dan layanan kesehatan.

Sementara itu, peserta pengembang lain yaitu PT PP Properti Tbk menghadirkan apartemen yang tidak hanya strategis, tetapi juga menyuguhkan kuliner khas Indonesia sebagai bagian dari usaha mengenalkan budaya lokal.

Fenomena itu dimiliki pada The Ayoma di Serpong, Tangerang Selatan, dengan merangkul usaha rumah makan pecel Madiun yang berada persis di sebelah lokasi apartemen tersebut.

“Apartemen kami bertetangga dan tersambung dengan pecel madiun, lahannya luas. Jadi ada area untuk kuliner Indonesia, sekaligus mengangkat budaya lokal,” ujar staf Marketing Communication The Ayoma Apartment, Hendra.

Kerja sama itu berawal dari tanah milik pengusaha pecel madiun seluas 6.000 meter persegi yang dibeli oleh PP Properti dari total 1 hektar untuk dikembangkan apartemen. Kemudian, kedua pihak sepakat memberi kemudahan bagi para penghuni apartemen agar bisa mengakses langsung rumah makan pecel madiun tersebut. Begitu pula sebaliknya.

Rencananya, kata Hendra, ada makanan tradisional lain yang akan dihadirkan di area kuliner tersebut, yakni gudeg, bebek goreng, dan pempek.

Hendra menjelaskan, The Ayoma terdiri dari dua menara, yaitu West dan East. Pembangunan menara pertama, yakni West, sudah mencapai 90 persen. Sementara itu, konstruksi Menara East sebagai menara kedua baru 30 persen. “Kedua menara itu dibangun bersamaan. Secara total perkembangan keduanya sekarang 60 persen,” ucapnya.

Namun, untuk pemasarannya saat ini masih terkonsentrasi pada Menara West dengan jumlah total 300 unit. Pengembang menyediakan empat tipe, yaitu studio, 1 kamar tidur, 2 kamar tidur, dan 3 kamar tidur.

Hendra mengatakan, luas tipe studio yaitu 29,79 meter persegi. Selain itu, ada ruangan kecil yang dipisah dengan sekat untuk pelayanan dari pengelola apartemen.

Dia menambahkan, keunggulan lain apartemen itu adalah lokasinya yang terletak dekat dengan Stasiun KRL Rawa Buntu dan pintu tol Serpong. Unit termurah dibanderol mulai dari Rp 866 juta, sedangkan unit termahal dengan tipe tiga kamar tidur harganya sekitar Rp 2 miliar.