Lysa Staf Pemasaran Apartemen El Centro. (Foto: dok.inapex)
Lysa Staf Pemasaran Apartemen El Centro. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Tak cuma pandai memanfaatkan peluang pasar, sejumlah hunian apartemen di pameran Indonesia Properti Expo 2017 menjadi incaran bagi investor asing dan domestik.

Bahkan para investor tersebut tak melewatkan berbagai tawaran promosi dari 700 pengembang diseluruh tanah air yang tengah ikut pameran. Penjualan hunian apartemen mulai diserbu pengunjung lebih besar, hingga diprediksi meningkat sampai 180% selama pameran berlangsung.

Hal tersebut juga dibenarkan Lysa salah seorang staf pemasaran Developer Pilar Artha Mandiri yang sedang ikut pameran Indonesia Properti Expo 2017 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Lysa yang memasarkan Apartemen El Centro dikawasan Bogor tersebut mengaku optimis mencapai target penjualan lebih tinggi dibandingkan pameran sebelumnya.

“Alhamdulillah, banyak investor yang memanfaatkan promosi di pameran ini khususnya di unit apartemen cuma dibandrol seharga Rp.300 jutaan dengan cicilan DP hanya dua jutaan.Apalagi untuk pengunjung yang ingin investasi dapat diskon kredit pemilikan apartemen (KPA) 10%,” kata Lysa ketika ditemui INAPEX.co.id, Minggu (12/2).

 

goandamanik
Head of Product INAPEX.co.id, Jhon Goan Damanik (Kanan). (Foto: dok.inapex)

 

Berdasarkan hasil survei portal penjualan properti INAPEX.co.id membuktikan industri disektor ini pada tahun 2016 menunjukkan peningkatan signifikan dibanding tahun 2015 yaitu sebesar 178% untuk penjualan apartemen.

“Kebutuhan apartemen ditengah Kota tidak dapat dipungkiri akan terus meningkat. Fenomena tersebut cukup beralasan, seiring semakin sulitnya lahan ditengah kota untuk dibangun sebagai hunian yang memiliki lokasi strategis dekat dengan wilayah kerja,” Head of Product INAPEX.co.id, Jhon Goan Damanik disela-sela diskusi di Pameran Indonesia Properti Expo 2017.

Pertumbuhan properti tersebut seiring membaiknya kondisi ekonomi dan sejumlah kebijakan pemerintah yang mempermudah perizinan pembangunan proyek hunian baru.”Oleh karena itu, tidak tertutup kemungkinan laju inflasi akan terus membaik, dan harga properti diprediksi akan terus meningkat lima tahun hingga sepuluh tahun mendatang,” kata Jhon Goan Damanik.

“Secara garis besar, pembeli dengan rentang harga Rp 300 juta masih menjadi primadona bagi pemula atau pembeli rumah pertama. Tapi harga itu bisa naik tiga kali lipat pada lima tahun kedepan,” pungkas Jhon Goan Damanik.

Sementara itu, suasana pameran IPEX yang berlangsung mulai 11 sampai 19 Februari 2017 di JCC Senayan tersebut terpantau makin dipadati pengunjung dari berbagai kalangan.