Ilustrasi miniatur apartemen di pameran Indonesia Properti Expo 2017. (Foto: dok.inapex)
Ilustrasi miniatur apartemen di pameran Indonesia Properti Expo 2017. (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Ditahun 2017, pengembang PT Adhi Karya (Persero) Tbk melalui salah anak usahanya, yaitu PT Adhi Persada Properti akan mewujudkan proyek Apartemen untuk mahasiswa.

Proyek tersebut diantaranya apartemen Grand Taman Melati Margonda di Depok, Jawa Barat, dan Taman Melati Malang di Jawa Timur.

Pembangunannya dimulai pada Maret 2017 untuk Grand Taman Melati Margonda dan Taman Melati Malang selang empat bulan kemudian atau pada Juli 2017.

“Keduanya bakal melengkapi portofolio proyek apartemen mahasiswa milik perseroan. Total ada delapan Taman Melati yang tersebar di Depok, Jatinangor, Malang, dan Yogyakarta,” kata Direktur Operasi II Adhi Karya Budi Saddewa Soediro, selepas Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), di Jakarta, belum lama ini.

Menurut Budi Saddewa Soediro, sekarang ini penjualan kedua apartemen itu cukup baik atau berada di atas 50 persen. Kendati demikian, untuk profil pembelinya sendiri, masih dikatakan Budi datang dari investor yang berencana membeli hunian bagi anaknya yang kuliah pada masa datang.

Sementara itu, khusus apartemen mahasiswa Margonda, Budi Saddewa Soediro menjelaskan, proyek ini menjadi portofolio ketiga setelah pada 2010 silam sukses membangun apartemen Taman Melati Margonda dan Grand Taman Melati Margonda pada 2013.

Grand Taman Melati Margonda 2 berada di atas lahan seluas 3.705 meter persegi. Pr0yek ini mencakup satu menara dengan nilai investasi Rp 372 miliar. Apartemen tersebut rencananya dipasarkan sebanyak 839 unit dengan harga perdana mulai dari Rp 400 juta.

Sedangkan proyek apartemen di Malang, menurut Direktur Teknis & Pengembangan Usaha PT Adhi Persada Properti Wahyuni Sutantri hanya terdiri dari satu menara yang mencakup 728 unit.

Ada dua tipe yang ditawarkan yakni tipe studio, satu kamar tidur, dan dua kamar tidur dengan nilai investasi sebesar Rp 235 miliar. “Kami akan lengkapi fasilitas apartemen Taman Melati Malang dengan standar hunian mahasiswa pada umumnya. Ini seperti pada proyek-proyek Taman Melati kami khususnya,” ungkap dia.

Wahyuni menambahkan, pihaknya mematok rata-rata harga untuk apartemen tersebut dari Rp 250 juta–Rp 400 juta. “Saat ini segmen mahasiswa merupakan ceruk yang masih ramai dan diminati masyarakat maupun investor,” pungkasnya.