Sukses Penjualan Tanpa Depe, Cicilan Apartemen Bandung Hanya Rp.3 Jutaan
Apartemen Bandung Tanpa Depe (Foto: ui)

BANDUNG, INAPEX.co.id, – Sebagai bentuk apresiasi atas suksesnya penjualan tahap 1 Apartemen Swarnabumi Residence Bandung, Kopelland sebagai pengembang berkomitmen untuk mempercepat pengerjaan Groundbreaking.

Khusus periode groundbreaking, kata Direktur Utama Kopelland, Bogi Aditya , Swarnabumi Residence memberikan kemudahan kepemilikan dengan cicilan tanpa DP seharga Rp.3 juta per bulan.

Adapun kesempatan mempunyai apartemen Swarnabumi Residence sangat terbatas, sebab unitnya hanya 578 unit.

Dalam rangka persiapan Groundbreaking ini, jajaran Direksi Kopelland bersama dengan pemerintah memantau persiapan lapangan pada 16 Oktober 2016 yakni Groundbreaking yang sejalan dengan terbitnya izin pematangan lahan NO.0003/PMT/VII/2016/BPPT dan unused test pile.

Kopelland adalah anak perusahaan dari Kopelindo dan sister company dari Bank Bukopin, bersama PT Yasa Patria Perkasa selaku kontraktor utama proyek tersebut, sudah menjalin kerja sama strategis dalam pelaksanaan pembangunan konstruksi dan pembiayaan Apartemen Swarnabumi Residence Bandung.

Lewat kerja sama strategis tersebut diharapkan segala pengerjaan pembangunan bisa rampung tanpa adanya masalah pembiayaan. Kopelland berkomitmen untuk memberikan nilai investasi terbaik untuk semua konsumennya supaya bisa diwujudkan secara nyata.

“Percepatan pembangunan kita laksanakan karena tingginya respon positif masyarakat Bandung akan konsep apartemen bagi professional yang berlokasi di pusat pertumbuhan kota. Secara teknis konstruksi Apartemen Swarnabumi Residence telah siap dimulai dan memasuki tahap akhir persiapan lapangan, produksi pancang, dan terbitnya IMB,” jelas Bogi Aditya dalam sesi kunjungan dan tinjauan site proyek Swarnabumi Residence Bandung, Jumat (4/11).

Dalam kesempatan ini, manajemen Kopelland dan pemda setempat melakukan pengawasan pelaksanaan persiapan pembangunan di lapangan.

“Setelah Groundbreaking maka pekerjaan konstruksi kedua tower Apartemen Swarnabumi Residence Bandung akan dilakukan secara menerus hingga diharapkan dapat selesai pada tahun 2019 sesuai komitmen,” papar Direktur Operasi PT Yasa Patria Perkasa Kurnia Henry Yuanto.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, hingga akhir September 2016, beberapa suplai kumulatif apartemen untuk sewa berjumlah 8.780 unit, terdiri dari 41 persen apartemen non servis dan 59 persen apartemen servis.

“Selama beberapa tahun, CBD dan Jakarta Selatan yang tak tergantikan sebagai rumah untuk ekspatriat karena kedekatannya dengan distrik bisnis dan sekolah internasional,” jelas Colliers International Indonesia dalam Market Report Update.

Pasar apartemen sewa berharap menerima lebih dari 890 unit dari enam proyek sampai 2019. Merek global, meliputi Oakwood, The Ascott Limited dan Frasers Hospitality akan mengoperasikan sebagian besar proyek-proyeknya.

(tb/kps)