Suami Istri Bercerai, Langsung Pasang Tembok di Rumah Mewah
Mantan Suami Margareta Pasang Tembok di Rumah Mewah (Foto: odditycentral)

INAPEX.co.id, – Pasangan suami istri yang bercerai di Rusia ini jadi perbincangan hangat di media sosial. Pernikahan yang berujung tragis tersebut dibarengi ulah mereka yang tidak masuk akal untuk beberapa orang awam.

Mereka telah menyepakati untuk berbagi harta gono gini. Khususnya seperti rumah yang dijadikan tempat tinggal mereka.

Tidak melakukan aksi jual rumah dan membagi rata hasil penjualannya seperti pasangan bercerai pada umumnya, pasangan ini malah membagi dua rumah mewah dengan pembatas batu bata. Dengan begitu, mantan pasangannya tak dapat mengakses lantai atas rumah mereka.

Menurut Oddity Central, Rabu (26/10), pasangan tersebut bernama Margareta Tsitnenko dan Sergei. Mereka menyetujui untuk membagi dua rumah mereka setinggi tiga lantai tersebut.

Pada tahun 2010, Margareta menceraikan Sergei dengan alasan Sergei berupaya menceraikan Margareta dan membuang anaknya yang difabel keluar dari rumah untuk kesekian kalinya.

Namun, belum lama ini, Sergei membuat tembok pemisah di dalam rumah sehabis memperoleh persetujuan dari pengadilan.

Pria tersebut pun segera menutup pintu penghubung di dalam rumah dan juga tangga untuk ke lantai atas. Penembokan tersebut berlaku sampai Maret 2017, tanggal putusan perceraian mereka.

Margareta menuturkan pekerja bangunan tersebut tak peduli temannya sedang tidur di salah satu kamar lantai atas dan menemboknya tanpa membangunkan temannya tersebut. Margareta juga menelepon polisi untuk mengevakuasinya.

Tim dari Kementerian Darurat pun hadir dan memakai tangga untuk mengeluarkan teman Margareta dari kamar tidur lantai tiga. Evakuasi tersebut memerlukan kurun waktu sejam.

“Saya dan anak saya berada di bawah tangga ketika peristiwa itu terjadi. Teman saya tertidur di salah satu lantai atas dan dia tak bisa keluar. Itu sangat berbahaya,” jelas Margareta.

Margareta juga menuntut mantan suaminya untuk menghancurkan tembok pembatas tersebut setelah enam tahun berseteru. Kemudian, Sergei menyanggupi permintaan mantan istrinya, sekarang ia tinggal dan hidup berdua dengan istri barunya di apartemen.

Terdapat satu pertanyaan: mengapa mereka tak menjual rumah itu? Margareta menjelaskan bahwa pasar property Rusia sedang buruk. Apabila dijual, keduanya tak ingin memperoleh harga rendah.

“Kami tak ingin ada harga yang jelek,” jelas dia.

(drm)