Niat memiliki rumah yang kedua, bisa menjadi kegiatan berinvestasi dan simpanan di hari tua nanti. (Foto: investasirumahjogja.com)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Tidak sedikit jumlahnya dari warga masyarakat yang menginginkan membeli rumah lebih dari satu kali. Berbagai pertimbangan dari mereka tentunya menjadi alasan mendasar untuk membeli rumah kedua atau lebih. Apalagi jika KPR rumah pertama nyaris selesai, maka niat untuk membeli rumah kedua cukup membangkitkan keinginan. Terutama jika Anda menginginkan rumah yang lebih besar atau lebih dekat dengan lokasi kerja serta pusat kota. Hal ini kerap dirasakan oleh mereka yang sudah memiliki anak lebih dari dua atau memiliki rezeki lebih untuk membeli rumah baru.

Memang tidak ada yang menyalahkan. Karena niat memiliki rumah yang kedua dan berikutnya, bisa menjadi kegiatan berinvestasi dan simpanan di hari tua nanti. Apalagi Bank Indonesia (BI) sekarang ini juga semakin memudahkan rencana bagi masyarakat yang berkeinginan membeli rumah hunian melalui aturan Loan To Value (LTV) KPR. Artinya, uang muka atau down payment (DP) yang harus anda bayarkan akan menjadi lebih murah.

Untuk rumah kedua, Anda hanya diwajibkan membayar DP sebesar 20% dari total harga rumah yang anda minati. Sehingga jika mengincar rumah harga Rp1 miliar, maka siapkan uang tunai Rp200 juta.

Namun ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan menjadi pertimbangan anda agar saat pembelian rumah kedua anda lancar hingga masa cicilan bulanannya selesai. Simak beberapa hal berikut ini.

  1. Kondisi Keuangan Harus Sehat

Artinya sebelum anda melangkah untuk membeli rumah yang kedua kali, maka perhatikan kondisi keuangan anda apakah benar-benar dalam kondisi sehat, tidak mempunyai beban hutang apapun. Pastikan tujuan keuangan yang utama, misalnya dana pendidikan anak, dana darurat, dan dana kebutuhan bulanan yang sudah terpenuhi. Jangan sampai hanya gara gara membeli rumah kedua maka akan mengorbankan kebutuhan pokok lainnya, dan tentu akan bikin hidup Anda jadi susah.

  1. Evaluasi Tujuan Anda

Evaluasi ini bermakna agar anda memahami dengan pasti tentang untuk apa kelak anda memiliki rumah kedua tersebut. Membeli rumah kedua harus memiliki rencana yang terarah demi kelangsungan masa depan keluarga dan anak-anak.

  1. Pertimbangkan Lokasi

Jika rumah pertama Anda berjarak cukup jauh dari pusat kota, sebaiknya rumah kedua lebih dekat ke pusat kota. Pastikan juga rumah kedua berada di lokasi yang harga jualnya kembali cukup tinggi atau menjanjikan sebagai investasi.

Tapi jika niatnya membeli rumah kedua yang sedikit di pinggiran kota dan memiliki lingkungan yang asri, pastikan lingkungan tersebut menjadi incaran konsumen dan akan menjadi tempat yang prospektif. Selain itu, agar biaya pemeliharaan tidak menggerus keuangan Anda, maka buatlah rumah tersebut sebagai aset yang menghasilkan. Bukan malah menjadi beban ekonomi anda.