Proyek Apartemen Emerald Tower. (Foto: ist)
Proyek Apartemen Emerald Tower. (Foto: ist)

BEKASI, INAPEX.co.id, – Terkait musibah kecelakaan kerja di proyek Apartemen Emerald Tower, PT PP Properti, Tbk selaku pengembang dan PT PP (Persero) Tbk sekaligus kontraktor pelaksana mengucapkan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah kecelakaan yang menimpa korban tersebut.

“Semoga amal ibadahnya di terima di sisi Tuhan YME dan untuk keluarga yang ditinggalkan agar diberi ketabahan. PT PP (Persero) Tbk akan menangani masalah ini secara profesional dan tetap menjaga komitmen keselamatan dan kesehatan kerja di setiap proyeknya,” ujar Indaryanto Corporate Secretary PT.PP Properti Tbk melalui siaran pers yang dikirim ke redaksi INAPEX.co.id, Jum’at (6/1).

Menurutnya, proses evakuasi terhadap korban sudah selesai sejak kecelakaan terjadi hingga keesokan harinya, Kamis (5/1), pukul 20.30 WIB. “Akhirnya upaya proses evakuasi yang dilakukan siang malam tanpa mengenal lelah, oleh aparat gabungan terkait yang dipimpin Kapolsek Bekasi Selatan menemui hasil dengan ditemukannya 1 (satu) orang pekerja yang terjebak di reruntuhan material,” jelas Indaryanto.

Keterangan pers resmi dari pihak PT.PP Properti menyebutkan, korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia. “Korban tersebut atas nama Fajar Sidik, umur 21 tahun, jenis kelamin laki-laki, langsung dibawa ke rumah sakit untuk penanganan selanjutnya,” kata Indaryanto.

Seperti diketahui sebelumnya, kecelakaan kerja diproyek apartemen tersebut diduga berawal terlepasnya panel tangga sementara (Temporary Ladder) pada proses pemasangan yang menyebabkan terjatuhnya 2 orang pekerja dengan kondisi 1 orang pekerja terluka ringan.

“Korban sudah pulang setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, 1 pekerja terjebak di reruntuhan material, sedangkan 1 (satu) pekerja lain tidak ikut terjatuh. Proses pemasangan tangga sementara tersebut dikerjakan oleh 3 (tiga) orang pekerja,” pungkas Idaryanto.

Sementara itu, pasca musibah runtuhnya proyek tangga darurat, Apartemen Emerald Tower adalah salah satu tower di kawasan CBD (Central Business District) Grand Kamala Lagoon di Kalimalang Bekasi yang dikembangkan oleh PT PP Properti Tbk.

CBD Grand Kamala Lagoon ini memiliki luas 29 Ha dan saat ini sedang menyelesaikan fase 1, yaitu Emerald Tower, Barclay Tower dan Lagoon Avenue Mall. Progress pembangunan saat ini adalah dalam tahap finishing Apartemen Emerald Tower yang terdiri atas 42 lantai dengan kontraktor pelaksana PT PP (Persero) Tbk.

Bahkan, 5 dari 30 tower yang direncanakan akan dibangun proyek superblok tersebut tetap dibanjiri calon konsumen.

“Tapi adanya musibah itu tak berpengaruh pada penjualan kami, sampai saat ini pemasaran apartemen Grand Kamala Lagoon terus meningkat,” kata Jasmine Supervasior Marketing Apartemen Grand Kamala Lagoon, Kota Bekasi, saat dihubungi INAPEX.co.id, Kamis (5/1).

Jasmine menambahkan,dari 30 tower proyek Superblok Apartemen Grand Kamala Lagoon diantaranya 5 tower sudah terjual hingga 100 persen.

“Untuk saat ini dari lima tower yang sudah dibangun diantaranya tower 1 sudah terjual 100%, tower 2 dan 3 terjual 80% serta tower 4 terjual hingga 50%. Kemudian untuk ditower ke empat tersebut juga tersedia fasilitas hotel,” tambahnya.

Grand Kamala Lagoon adalah sebuah persembahan Perusahaan konstruksi milik negara PT PP. Properti, PP Properti dengan konsep Super Blok terbaru di jantung Kota Bekasi.

Hunian vertikal berlokasi sangat strategis, dikelilingi oleh 8 mall, Kampus Trisakti, Gunadarma, RS Mitra Keluarga, RS Elizabeth, dan RS Awal Bros. “Super Blok dengan konsep sinergi antara apartment, office tower, mall, hotel, sekolah & rumah sakit,” kata Jasmine.