DP Nol Persen Bisa Terwujud, Gubernur Jakarta Harus Bereskan 4 Hal Ini
Ilustrasi (Foto: ist)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id  – Rencana penyediaan rumah dengan uang muka (Down Payment / DP) nol rupiah, ditegaskan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, sudah bisa di umumkan ke publik pada awal 2018 mendatang. Apalagi, lahan yang akan dibeli untuk pembangunan rumah DP nol rupiah sudah tersedia.

Pemancangan tiang pertama (Groundbreaking), menurut Sandiaga Uno, akan dilaksanakan diatas lahan di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur.

“Akhirnya, kami bisa umumkan karena lahan sudah dikuasai oleh PD Pembangunan Sarana Jaya. Rencananya, setelah izin kelar mulai dilakukan pembangunan. Targetnya awal tahun 2018, mereka bisa groundbreaking,” ujar Sandiaga di Balai Kota DKI, belum lama ini.

Lanjut Sandiaga, akhirnya PD Pembangunan Sarana Jaya dapat merealisasikan janji kampanye Anies-Sandi untuk menyediakan perumahan dengan DP Nol rupiah.

“Saya senang dapat presentasi dari Pak Dirut. Pak Pinontoan (Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya, red).  Saya tanya berapa utangnya? Nol. Tidak punya utang sama sekali. Berarti sebuah usaha yang enggak ada pinjaman, balance sheet-nya sangat sehat,” jelasnya.

Bahkan Sandiaga, mengaku, baru mengetahui kalau PD Pembangunan Sarana Jaya memiliki aset tanah yang tersebar di seluruh wilayah DKI Jakarta. Bahkan memiliki properti yang sudah beroperasi dengan sistem kerja sama BOT (Build, Operate and Transfer) dan BTO (Build, Transfer, Operate).

“Terus saya Tanya ke dia waktu itu, kalau PMD dikasih mau buat apa? Mereka bilang buat beli tanah lagi. Padahal masih banyak tanah yang belum dikelola efektif. Jadi hari ini mereka bisa langsung muncul inovasi rumah DP nol rupiah dan langsung bisa kita fokuskan,” terangnya.

Sementara itu, Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan, membenarkan kabar tersebut. Menurutnya, untuk tahap pertama diatas lahan 1,3 hektar itu akan dibangun dua tower dengan jumlah hunian sebanyak 700 unit.

“Mudah-mudahan pilot project pertama di Pondok Kelapa sudah bisa dilakukan pada awal tahun depan. Rumah dengan DP nol rupiah, akan dibangun secara vertikal seperti apartemen. Rumah itu tidak bisa dibangun dengan rumah tapak karena keterbatasan lahan di Ibu Kota,” kata Yoory.

Proyek ini akan dibangun dengan menggunakan anggaran internal perusahaannya. Namun, Yoory belum bisa memastikan nilai investasi yang diperlukan untuk membangun rumah DP nol rupiah tersebut.