Kenyamanan di Pameran, Ajak Keluarga Anda Untuk Mencari Hunian Idaman
Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

 

BOGOR, INAPEX.co.id – Pengembang ini telah menyiapkan rumah murah untuk kalangan guru dengan cicilan mulai Rp. 1 jutaan. Impian bisa memiliki rumah sendiri bagi pahlawan tanpa tanda jasa tersebut diberikan bersama momentum Hari Pendidikan Nasional.

Pengembangnya yaitu, Perusahan Properti PT. Elang Peradaban Mulia melalui program ‘Bulan Bakti Untuk Guru’ perusahaan menyediakan hunian dengan harga khusus untuk para guru se Bogor Raya.

Selain itu, program Bulan Bakti Untuk Guru merupakan kelanjutan atas permintaan berbagai pihak yang sangat berharap keberadaan perusahaan di Bogor bisa memberikan kontribusi untuk masyarakat kelas menengah bawah.

“Selain itu juga program ini sebagai bentuk terima kasih kami kepada Bogor, karena selama sepuluh tahun berdirinya perusahaan, begitu banyak kesempatan dan peluang yang didapatkan di daerah Bogor,” Presiden Direktur Elang Group, Elang Gumilang dalam konfrensi pers di Hotel Salak Teh Heritage, Jalan Djuanda, Kota Bogor, baru-baru ini.

Melalui program tersebut, pihaknya meyediakan sebanyak seribu hunian untuk guru yang bisa dicicil sekitar Rp 1 jutaan setiap bulannya. “Untuk masalah persyaratan kembali ke pihak bank, kalau untuk DP sendiri Rp 10 juta, dan bisa dicicil,” kata Elang Gumilang.

Sementara lokasi hunian, masih dikatakan Elang Gumilang, berkolasi di Kelurahan Mekarwangi, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor. “Akses terjangkau, dekat dengan pusat pemerintahan dan pusat perekonomian, sangat sesuai untuk hunian,” jelasnya.

Elang melanjutkan, bahwa program tersebut hanya berlaku pada Bulan Mei 2017 saja. “Jadi yang berminta bisa datang ke lokasi pada tanggal 13 Mei 2017 mendatang, karena program ini hanya dibuka khusus untuk bulan ini saja,” katanya.

Elang Gumilang menambahkan, bahwa program Bulan Bakti Untuk Guru ini juga sekaligus menjadi terobosan bagi perusahaan properti ditantang untuk dapat sekreatif mungkin mengelaborasi tanggung jawab sosial dengan menjaga perolehan profit perusahaan.

“Dulu, banyak pengembang yang berlomba membangun properti mewah, tapi seiiring berjalan waktu saat ini banyak pengembang yang masuk ke segmen menengah dan bawah, dan terbukti segmen tersebut dapat bertahan di tengah perlambatan ekonomi dunia,” pungkas Elang Gumilang.