Siap-Siap Punya Rumah, Khusus Pengguna BPJS Ketenagakerjaan
Pengguna BPJS Ketenagakerjaan (Foto: aktual)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Khusus peserta BPJS Ketenagakerjaan siap-siap punya rumah. Pasalnya, target penyediaan rumah sebanyak 25 ribu dalam setahun. Maka dari itu, Peserta tidak perlu takut tak kebagian rumah.

Hal tersebut dilakukan untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi pekerja yang sulit memperoleh.

“Kami menargetkan penyediaan 25.000 rumah untuk pekerja dalam satu tahun ke depan,” kata Direktur Pengembangan Investasi BPJS Ketenagakerjaan Krishna Syarif, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin (30/1).

Kontribusi pada penyediaan rumah bagi pekerja adalah upaya BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan manfaat lebih untuk peserta.

Saat ini, BPJS Ketenagakerjaan mempunyai 4 program perlindungan pekerja yaitu Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Pensiun (JP), Jaminan Hari Tua (JHT), dan Jaminan Kematian (JKM).

Krishna menuturkan bahwa sekarang ini BPJS Ketenagakerjaan tengah menyusun finalisasi peraturan turunan dari Peraturan Menteri Tenaga Kerja Nomor 35 Tahun 2016 tentang layanan tambahan khususnya perumahan bagi peserta dan mekanisme kerja sama mitra strategis.

Untuk program perumahan ini harus mempersiapkan dari sisi ketersediaan (supply) dan permintaan (demand).

Dari sisi supply, BPJS Ketenagakerjaan akan mengalihkan dana di bank agar dapat tersalurkan dalam bentuk kredit untuk pengembang.

“Dari sisi supply, untuk mendukung ketersediaan rumah pekerja, kami akan menempatkan dana di bank pemerintah untuk pemberian kredit konstruksi dengan bunga menarik bagi perusahaan pengembang (developer) yang membangun perumahan sesuai kriteria yang kami tetapkan,” papar dia.

Tak hanya di perbankan, BPJS Ketenagakerjaan juga mendukung peran pasar modal. Ia menuturkan bahwa telah mengundang manajer investasi (MI) untuk pendanaan perumahan pekerja. Salah satunya, dalam bentuk Reksa Dana Penyertaan Terbatas (RDPT).

“Kami mengundang perusahaan pengembang (developer) dan manajer investasi (MI) serta investor untuk ikut aktif berperan. Developer diharapkan dapat mengembangkan perumahan pekerja di lingkungan kawasan industri maupun di lahan yang sudah tersedia,” ujar dia.

Dari sisi permintaan, tambahnya, BPJS Ketenagakerjaan akan bekerja sama dengan bank pemerintah dengan mengeluarkan tiga jenis pinjaman yaitu untuk kredit pemilikan rumah (KPR), uang muka perumahan, dan renovasi rumah.

Menurutnya, standar penerima pinjaman akan direkomendasikan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Selanjutnya, kelayakan untuk memperoleh pinjaman tetap mengikuti prosedur analisa kredit dari mitra perbankan.

(le)