Proses pengundian disaksikan oleh pihak terkait. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Selamat! Inilah pemenang undian pengunjung berhadiah utama yaitu 1 unit mobil di ajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) periode 2 – 10 Februari 2019. Orang yang beruntung tersebut yaitu pengunjung bernama Garin pemilik Nomer kupon OL22197601, kelahiran 22 September 1995.

Pengambilan nomor undian yang dilakukan secara acak dan sah oleh para pengunjung tersebut disaksikan langsung pejabat terkait seperti Notaris, Kementerian Sosial, Dinas Sosial DKI dan pihak Kepolisian telah diumumkan pada Minggu pukul.18.00 WIB di panggung Hall B JCC Senayan.

Setiap pemenang undian akan dihubungi pihak penyelenggara serta harus membawa identitas diri seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP), sesuai data yang dilakukan saat registrasi.

“Hadiah harus diambil sendiri oleh pemenangnya, tidak boleh diwakilkan dan jangan lupa membawa kartu tanda bukti diri serta pajak akan ditanggung oleh pemenang,” kata Vice President PT. Adhouse Clarion Events Igad Permana.

Kemudian, pajak ditanggung pemenang dan pengambilan hadiah bisa langsung datang di Kantor PT. Adhouse Clarion Event di Menara MTH Jl. MT Haryono Kav.23, Jakarta Selatan atau hubungi: 021-830 9937 (jam kerja).

“Pemenang undian jika tidak hadir saat undian nantinya tetap akan dihubungi panitia untuk pengambilan hadiah-hadiah, jika dalam kurun waktu dua bulan tidak diambil maka hadiah akan diserahkan pada Kementerian Sosial,” pungkas Igad.

Sementara itu, ajang pameran IPEX 2019 tak hanya mampu membukukan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) baru senilai Rp.8,5 Triliun.

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk. (BTN) merilis pencapaian transaksi naik hingga 41,66% dari yang ditargetkan pada penyaluran KPR atau KPA hingga Rp.6 Triliun pada IPEX 2019. Pencapaian itu sekaligus membantah pertumbuhan ekonomi yang diramalkan stagnan pada tahun ini.

“Sehingga, banyak yang membelinya [properti] untuk dijadikan tempat tinggal dan investasi,” ujar Direktur Konsumer BTN Budi Satria.

Lebih lanjut dikatakan Budi, secara komposisi penyaluran KPR non-subsidi mendominasi pengajuan KPR pada IPEX sebesar 80% atau senilai Rp6,8 triliun. Adapun, selebihnya ditopang oleh KPR dengan akad syariah senilai Rp1,1 triliun dan KPR subsidi di posisi Rp706 miliar. Debitur KPR bersubsidi lebih condong memilih lokasi di daerah penyangga Ibu Kota seperti Bekasi, Bogor, dan Tanggerang.