Sekeren Apa Sih View Apartemen di Pengunungan?
View Apartemen di Pengunungan (Foto: century21)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Pengembangan apartemen atau kondominium di area pegunungan bukanlah hal baru. Biasanya konsep yang digunakan ialah hunian resor yang dibangun rendah (low rise).

Properti jenis ini cukup banyak ditawarkan sebagai properti investasi berbentuk kondotel (kondominium hotel) di lokasi dekat destinasi wisata. Salah satunya Vimala View yang dikembangkan PT Agung Podomoro Land Tbk (APL).

Vimala View seluas 2 hektar ini merupakan bagian dari pengembangan Vimala Hills & Resort (100 hektar) di Gadog, Ciawi, Bogor, Jawa Barat.
Berbeda dengan kondotel lain di tempat wisata yang biasanya low rise, Vimala View dibangun menjulang (high rise).
“Ini proyek highrise pertama yang kami dikembangkan di pegunungan karena umumnya high rise di perkotaan. Kami ingin mengusung konsep baru apartemen di pegunungan sehingga konsepnya apartemen resor atau kondominium,” tutur General Manager Vimala View, Zaldy Wihardja, di Jakarta, Rabu (15/3).

Lokasi Vimala View di ketinggian 700 m di atas permukaan laut (dpl) yang sekelilingnya panorama hijau dengan view Gunung Salak, Gunung Pangrango, dan Gunung Geulis.

 

Sekeren Apa Sih View Apartemen di Pengunungan?
Apartemen Jika Dilihat dari Dekat (Foto: skyscrapercity)

 

Vimala View terdiri 2 tower tinggi dan rendah yang terkoneksi dengan jembatan penghubung (skybrige) dan memiliki akses langsung ke Hotel Pullman.

Huniannya sekitar 500 unit terdiri tipe Studio (44 m2), 2&3 kamar (55-75 m2). Tipe paling kecil dipatok Rp.1,2 miliar.

Berbeda dengan Vimala Hills dengan konsep landed residential untuk kalangan mapan, Vimala View menyasar pasangan muda usia 35-55 tahun.

Pengembang mengklaim apartemen yang dikembangkan memiliki prospek menguntungkan sebab tarif sewanya diperkirakan hingga Rp.3,5 juta/malam.

Saat weekdays penyewanya adalah perusahaan dari Jakarta untuk pelatihan atau internal meeting, dan pada akhir pekan diisi keluarga yang berlibur. Sejak dipasarkan tahun lalu telah terjual 60 persen.

 

Sekeren Apa Sih View Apartemen di Pengunungan?
Fasilitas Kolam Renang Dengan View Menakjubkan (Foto: ist)

 

Selain itu, pada kesempatan berbeda, Farpoint (Gunung Sewu Group) terus fokus memasarkan properti untuk segmen premium (high end).

Sejumlah proyeknya dikembangkan di kawasan prestisius, seperti The Hundred di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan, dan Apartemen Verde 1-2 di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan.

“Kami masih akan berkonsentrasi pada produk premium dengan terus memperkuat riset dan kerja sama dengan berbagai pihak. Segmen ini kami sasar untuk membuktikan kalau kami pengembang yang terpercaya dan bisa menghadirkan produk-produk inovatif,” imbuh CEO Farpoint, Jusup Halimi, saat media gathering di Jakarta, Rabu (15/3).

Jusup optimis tahun 2017 situasi bisnis properti akan membaik seperti menanjaknya penjualan Verde. Tahun 2015-2016 lalu penjualan Verde sempat turun drastis dan menjelang akhir 2016 sampai Februari 2017 penjualannya bergerak naik.

“Kami juga sedang riset untuk meluncurkan produk yang lebih affordable seharga Rp.400 jutaan, tahun depan akan kami luncurkan,” tutupnya.