Sekarang Pembelian Rumah Murah Lebih Mudah daripada Dulu
Pembelian Rumah Murah Lebih Mudah (Foto: dok.inapex)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Menurut pengembang Ciputra Group, sekarang pembelian rumah murah lebih mudah diterima menjadi debitur daripada dulu.

Meski mempunyai kawasan hunian yang dipatok dengan harga sama dengan rumah subsidi, akan tetapi pengembang ini sampai sekarang belum mengikuti program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP).

Program yang dirancang pemerintah supaya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) bisa mempunyai rumah sendiri tersebut dapat diakses lewat pembiayaan rumah subsidi.

Menurut Direktur Ciputra Group Nanik J Santoso, perusahaan mempunyai pengalaman yang kurang baik dalam melaksanakan program serupa pada masa lalu.

Walaupun demikian, sekarang ini Ciputra Group tengah menjajaki kemungkinan untuk mengikuti program ini.

Hal ini menyusul langkah Presiden Joko Widodo (Jokowi) setelah meresmikan area hunian Vila Kencana Cikarang di Kabupaten Bekasi, awal Mei kemarin.

“Mungkin sistemnya (yang sekarang) lebih baik. Karena dulu itu sulit sekali untuk akadnya, yang akhirnya berat di modal kerja kami,” papar Nanik di sela-sela soft launching CitraLand Cibubur di Hotel Ciputra Cibubur, Jakarta Timur, baru-baru ini.

Kawasan hunian yang dimaksud yakni cluster sederhana Bukit Cordia yang terletak di CitraIndah Jonggol. Harga yang ditawarkan untuk rumah dengan tipe 22/60 seharga Rp.148 juta.

Rumah ini bisa dicicil Rp.1,2 juta per bulannya selama jangka waktu 20 tahun dan down payment atau uang muka 5 persen. Cicilan ini dihitung dengan asumsi suku bunga angsuran kredit pemilikan rumah (KPR) 8 persen.

Nanik menambahkan bahwa kawasan hunian yang ditawarkan CitraIndah lebih baik jika dibandingkan program serupa yang disediakan pemerintah di Cikarang.

Kendati demikian, pihaknya saat ini tengah mengirimkan tim dari CitraIndah guna mempelajari konsep rumah murah yang ditawarkan di sana.

“Apakah sudah lebih baik. Jadi sebetulnya kami tidak dukung program pemerintah dengan FLPP, tapi kami punya rumah dengan harga FLPP, tapi memang belum ikut program pendanaan FLPP,” ujarnya.

Untuk diketahui, Vila Kencana Cikarang yang dikelola PT Arrayan Bekasi Development (SPS Group) tersebut menempati lahan seluas 105 hektar.

Hingga sekarang sudah dibangun 4.734 unit. Sebanyak 3.612 di antaranya sudah akad Kredit Pemilikan Rumah (KPR) subsidi dari PT Bank Tabungan negara (persero) Tbk atau BTN.

Sedangkan 1.200 unit masih dalam proses KPR. SPS Group menawarkan hunian ini dengan harga mulai Rp.141 juta dengan luas bangunan 25 meter persegi dan lahan 60 meter persegi.

Dengan FLPP, masyarakat yang hendak memperolehnya hanya membayar DP 1 persen atau sebanyak Rp.1,41 juta dan cicilan Rp.800 ribu per bulan.