Ilustrasi. (Foto: istimewa)
Ilustrasi. (Foto: istimewa)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Sejak Donald Trump menjadi Presiden Amerika Serikat (AS), ternyata begini prospek investasi di sektor propertinya. Seperti diketahui, AS yang dinilai sebagai tempat paling tepat untuk investasi properti ternyata mampu menggairahkan kembali disektor ekonomi dunia.

Bahkan, ekonomi di Negeri Paman Sam saat ini mulai pulih dan kembali menjadi poros ekonomi jagad properti.
Ditambah lagi kebijakan ekonomi Presiden Donald Trump yang yang pro-kelas menengah AS akan menggerakkan roda industri properti di AS.

Internasional Property Guru, Dolf De Roos membenarkan, terdapat dua persoalan yang menjadi alasan mengapa industri properti Amerika memiliki prospek yang positif di bawah pemerintahan Trump.

Diantaranya, Trump adalah seorang investor real estate sukses yang tentunya tidak akan membuat kebijakan yang menghambat industri properti. Kemudian, Trump berkomitmen menjaga iklim bisnis AS dengan berbagai kebijakan.

“Sulit untuk membayangkan dia melakukan perubahan kebijakan yang akan merugikan investasi real estat sebagai sebuah industri, karena dia juga seorang pebisnis sukses di properti. Kedua, dia telah menyatakan berulang kali bahwa dia akan menurunkan tarif pajak, menyederhanakan proses perpajakan, dan menawarkan insentif lain untuk kepentingan bisnis pada umumnya. Sulit untuk membayangkan bahwa dalam situasi seperti ini, investasi real estate akan menjadi kurang menguntungkan,” jelas Dolf De Roos di Jakarta, baru-baru ini.

Dolf mengakui, kendati banyak ekonom dan organisasi yang memprediksi penurunan perekonomian menyusul naiknya Trump, tapi prediksi tersebut tidak terbukti sampai saat ini. Pada kenyataannya ekonomi tetap berjalan secara stabil.

“Saya sering mendorong investor untuk terjun ke pasar ketika orang lain berpikir pasar dalam kondisi buruk. Secara umum, investasi hari ini jelas lebih baik dari investasi besok. Saya belum mendengar siapa pun yang membeli properti lebih dari lima tahun yang lalu mengeluh bahwa itu adalah keputusan yang salah. Mereka hanya cenderung menyesal karena tidak membeli lebih banyak,” paparnya.

Secara terpisah, Helix Homes America LLC, perusahaan pengembang dan penyedia investasi properti asal Amerika, mengincar pasar Indonesia dengan menawarkan investasi hunian di Amerika Serikat.

Selain melakukan penetrasi ke pasar Indonesia, Helix juga mengedukasi bagaimana potensi investasi properti di AS. Diharapkan bisa menambah wawasan untuk investor dan menambah pengetahuan broker dalam negeri untuk melakukan transaksi.

Chief Executive Officer Helix Homes America LLC, Joe Nelson sangat optimis pasar Indonesia berpeluang besar untuk berinvestasi properti di AS. Dia juga melihat bahwa regulasi di Indonesia cukup memberi peluang bagi warga Indonesia untuk mulai melihat peluang investasi global. Karena itu, Helix menargetkan penjualan di Indonesia sedikitnya 100 unit rumah dalam sebulannya.

“Investor di Indonesia telah berwawasan modern dan menyadari peluang investasi internasional sangat terbuka. Regulasi pajak baru memungkinkan investor untuk mendeklarasikan asetnya dan untuk kemudian menyebarkan investasinya ke produk real estate internasional. Dan ini adalah peluang untuk membawa pendapatan sewa kembali ke Indonesia dari investasi di Amerika tersebut,” ungkap Nelson.

 

Ilustrasi peserta pameran IPEX 2017. (Foto: dok.inapex)
Ilustrasi peserta pameran IPEX 2017. (Foto: dok.inapex)

 

Helix sendiri menawarkan pilihan lokasi di tiga kota di tiga negara bagian, yakni Chicago di Illinois, Indianapolis di Indiana, dan Detroit di negara bagian Michigan. Helix menjamin bahwa setiap hunian yang dijual sudah dianalisa profitnya, sudah direnovasi, dan sudah disewakan. Jaminan ini tentu menjadi peluang menarik bagi investasi properti tersebut.

Chief Marketing Officer Asia Pacific Region Helix Homes America LLC, Hans Herwin menyebut bahwa pihaknya adalah satu-satunya developer yang memasarkan rumah dengan jaminan sewa kepada investornya. Hans menyebutkan bahwa nilai sewa yang diterima investor sebesar 9,25 persen dari nilai capital investment pertahunnya.

“Memiliki investasi real estate di luar negeri adalah prestise tersendiri, apalagi berinvestasi di Amerika, tentu memberi prestise on investment. Kami menawarkan investasi premium dengan lifetime ownership (kepemilikan seumur hidup) yang seluruhnya adalah landed house, dengan kisaran capital investment mulai dari USD 60 ribu s/d USD 80 ribu. Selain itu, lokasi real estate yang kami tawarkan sangat strategis, hanya berjarak tempuh sekitar 15 menit sampai 20 menit dari central business district sehingga memudahkan mobilitas para penyewa,” jelasnya.

Ia menyebut, saat ini adalah waktu yang tepat memburu investasi real estate di Amerika di saat harga mulai menunjukkan grafik yang menanjak sejak awal tahun 2017.

Sebagai catatan, tiga kota yang ditawarkan Helix adalah kota yang memiliki pertumbuhan properti paling tinggi di Amerika. Chicago, Indianapolis dan Detroit mencatatkan property growth sebesar 10 persen pertahun, angka ini fantastis karena secara natural kenaikan properti di kota-kota lain hanya 3 persen sampai 4 persen saja.