Tasyakuran & Santunan anak yatim. (Foto: bisnis.com)

SEMARANG, INAPEX.co.id – Tak sekedar acara seremonial, namun saat prosesi Topping Off Apartemen, pengembang plat merah ini lebih memilih mengadakan kegiatan santunan terhadap anak yatim. Pengembang tersebut yaitu PP Properti, yang melakukan prosesi topping off pada proyek tower 1 apartemen Amartha View.

Bahkan hingga saat ini PP Properti terus berupaya mengembangkan dan menyelesaikan proyek, yang telah dijanjikan kepada calon pembeli. Sebagai bukti komitmen terhadap konsumen, Siswady mengungkapkan, pihaknya melakukan topping off Tower 1 Apartemen Amartha View.

Salah satu proyek yang sedang dikerjakan adalah Apartemen Amartha View berlokasi di Ngaliyan-Semarang. “Dengan ini, kami berharap dapat menepati janji kami berikutnya, yaitu handover pada awal tahun 2019 dan memberikan tempat tinggal baru kepada konsumen Amartha View Avartment,” ujar Project Director Amartha View Avartment Siswady Djamaluddin, di Semarang, belum lama ini.

Topping off, masih dikatakan Siswady, juga merupakan titik awal bagi pihaknya yang telah menjalin kerja sama dalam melaksanakan pembangunan Tower 1 Amartha View Avartment.

“Kami juga mengundang anak yatim dari panti asuhan untuk berbagi, sebagai salah satu wujud rasa syukur kami kepada Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Tower 1 Amartha View memiliki 800 unit dan sudah terjual habis. Sedangkan Tower 2 yang dikenalkan pada Juni 2018, sudah lebih dari 25 persen unit dari 800 unit yang terjual dan terbagi menjadi tipe 1 bedroom dan tipe 2-bedroom.

“Nantinya keluarga yang tinggal di Amartha View Avartment bisa menikmati hunian yang bernuasa resort dan sangat berbeda dengan hunian apartemen lainnya,” ujar Marketing Manager Amartha View Avartment Abdul Manaf Fudloly.

Secara terpisah, kendati jelang tahun politik bisnis properti dibilang lesu, tapi fakta lain permintaan hunian vertikal terus meningkat.

Fakta itu juga terbukti lebih cepat dari jadwal, PT PP Properti Tbk melakukan prosesi tutup atap (topping off) proyek apartemen The Ayoma (1 ha) di Jalan Ciater Barat, Rawa Buntu, Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Proyek yang dimulai pembangunan awal tahun 2017 ini melakukan topping off lebih cepat dari jadwal bulan Desember 2018.

Project Director The Ayoma Yudha Bhakti Setiawan menjelaskan, proyek apartemen 28 lantai dengan empat lapis basement ini targetnya bisa diserahterimakan September 2019.

“Kami bersyukur di tengah banyaknya proyek apartemen yang molor, proyek ini malah lebih cepat sebulan dari yang dijadwalkan,” katanya melalui siaran pers di Jakarta, belum lama ini.

The Ayoma merupakan proyek apartemen dengan konsep green yang kuat dan hanya menggunakan 37 persen lahan untuk dibangun dua tower apartemen.

Yang sudah di-topping off adalah tower West sebanyak 341 unit yang penjualannya disebut telah mencapai 75 persen. Target serah terima pada September 2019 juga diyakini bisa dicapai karena pengerjaan finishing dan mechanical electrical saat ini telah mencapai 60 persen.

Tower West menawarkan tipe studio 29 m2, satu kamar tidur (KT)-3 KT 45-101 m2 seharga Rp800 jutaan-2 miliaran/unit. Tower kedua akan dipasarkan kuartal kedua tahun depan dengan sedikit perbedaan konsep dan lebih eksklusif sehingga harganya akan lebih tinggi.

“Sebagai anak perusahaan BUMN PT PP (Persero) Tbk, tentunya kami tidak sembarangan mengeluarkan produk. Sejak IMB proyek keluar, menjadi kewajiban kami melaksanakan pengembangan dengan baik,” kata Direktur Utama PP Properti Taufik Hidayat.