Ratusan Rumah dijadikan Bandara, Pemerintah Janjikan Rumah Gratis
Ratusan Rumah dijadikan Bandara (Foto: tribatanewskulonprogo)

 

KULONPROGO, INAPEX.co.id, – Pemerintah pusat melewati Kementeriaan Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun 100 rumah untuk warga yang dijadikan bandara. Rumah ini akan ditujukan untuk warga yang direlokasi dengan skema magersari di Paku Alam Grond (PAG).

Kepala Bidang Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Perumahan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kulonprogo, Zahrom Asurawan menuturkan bahwa rumah ini akan dibangun di lahan seluas 1,6 hektar di Dusun Siwates, Kulur, Temon.

“Pemerintah pusat pekan lalu sudah ke lokasi didampingi pemerintah provinsi,” paparnya, di Kulonprogo, Rabu (1/2).

Rumah bertipe 36 tersebut diberikan secara gratis kepada warga tak mampu yang terkena dampak pembangunan bandara dan bisa mempunyai lahan pengganti.

Sekarang ini, proses pengadaan rumah sudah memasuki tahap lelang. Setiap rumah akan berdiri di atas lahan seluas 100 meter persegi.

Rumah berupa bangunan permanen layak huni tersebut juga akan disertai surat persetujuan penggunaan lahan dari Puro Pakualaman.

Warga yang tak mampu yang dimaksud adalah masyarakat yang awalnya tinggal di lahan PAG namun tak memperoleh ganti rugi yang cukup dari PT Angkasa Pura 1.

Selain itu, warga ini juga tak mempunyai lahan lainnya untuk membangun rumah.

Total lahan magersari sendiri meliputi area fasilitas umum (fasum), fasilitas sosial (fasos), dan ruang terbuka hijau. Kini ada 43 KK yang sudah terdata dan akan direlokasi dengan skema magersari.

Oleh sebab itu, Zahram menuturkan, sisa kuota rumah ini mungkin dapat dimanfaatkan jika ada perubahan jumlah warga yang tak mampu dalam waktu mendatang. “Jumlahnya mungkin saja bertambah kan,” ungkapnya.

Pemkab Kulonprogo sebelumnya menyiapkan sistem relokasi untuk 518 KK yang huniannya terkena dampak langsung pembangunan bandara.

Pada prosesnya, ada 275 KK akan dipindahkan ke lahan relokasi yang berada di tanah kas desa, sedangkan 43 KK lainnya ikut relokasi di lahan PAG.

Jika membutuhkan hunian di lokasi lain, misalnya datang ke Hari Ulang Tahun atau HUT Bank BTN ke 67 yang banyak menarik minat para calon konsumen properti.

Saat HUT ini, BTN menyelenggaraan Indonesia Properti Expo 2017 yang bertajuk ‘Pesta KPR BTN Anniversary’.

Pameran terbesar diprakarsai PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk bekerja sama PT. Adhouse Indonesia Cipta (AIC) menampilkan 700 proyek properti yang tersebar di seluruh Tanah Air.

Nikmati suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) mulai dari 4,67 % fixed 1 tahun khusus untuk calon konsumen hanya di Indonesia Property Expo (IPEX) Hall A & B – JCC selama 9 hari mulai dari 11 – 19 Februari 2017 mendatang.

Selain itu, calon konsumen properti yang ingin menikmati banjir promo lainnya juga dapat berkunjung di Booth Bank BTN, diantarnya seperti suku bunga 4,67 % selama 1 tahun, jangka waktu kredit sampai dengan 25 tahun.

“Jadi di pameran tahun ini banyak kejutan promo untuk calon konsumen properti,” kata Person In Charge PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Irwan Prawira, saat Technical Meeting Indonesia Properti Expo 2017, di Ruang Merak, Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, belum lama ini.

Lebih lanjut Irwan Prawira menambahkan, untuk fasilitas KPR BTN Syariah uang muka 5%, diskon provisi 50%, diskon asuransi jiwa 20%, dan diskon biaya administrasi hingga 50%. “One Hour Approval jangka waktu 25 tahun,” ujarnya.