Rumah Rp.1 Miliaran di Pondok Indah Ludes Terjual
Ilustrasi (Foto: lifull)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – PT Metropolitan Kentjana Tbk (Pondok Indah Group/PIG), pengembang perumahan Pondok Indah, Pondok Pinang, Jakarta Selatan, masih mengembangkan aset-aset propertinya di sekitar Pondok Indah.

Menyusul pemasaran Vila Anggrek di Jl Pembangunan-RC Veteran, Jakarta Selatan, PIG meluncurkan Champaca Residence (8.300 m2) di Rengas-Rempoa, Ciputat (Tangerang Selatan, Banten).

Mini realestat tak jauh dari sektor 2 kota baru Bintaro Jaya (2.321 hektar) ini hanya memasarkan 33 rumah plus sembilan kaveling siap bangun.

Rumahnya terdiri dari tipe 69 dua lantai di atas tanah 75-90 m2 senilai Rp.1,2 miliar/unit jika dibayar tunai. Sejak dipasarkan April 2017, sudah laku sebanyak 37 unit. “Sebetulnya semuanya sudah sold saat launching akhir Juli, tapi ada lima pembeli yang KPR-nya ditolak bank,” jelas seorang staf pemasarannya.

Rumah dengan dua kamar di lantai atas ini masih bisa dikembangkan pada sisa tanah di belakangnya. Kualitas bangunan rumahnya dibuat bagus sesuai standar Pondok Indah. Oleh sebab itu, pembangunannya sangat lama, serah terima 18 bulan setelah perjanjian pengikatan jual beli (PPJB).

Tidak hanya secara tunai dan dengan fasilitas kredit pemilikan rumah (KPR), pembelian juga dapat dilakukan secara tunai bertahap ke rekening developer selama 12-24 bulan.

Meski lokasinya agak ke dalam di Jl Cempaka, aksesnya sangat mudah, melalui Pasar Bintaro Jaya sektor 2 dan Jl Pahlawan, Rempoa. Jalan Pahlawan merupakan terusan Jl RC Veteran, akses menuju Pondok Indah, Kebayoran, dan tol JORR Ulujami-Pondok Pinang-Taman Mini.

Ke stasiun Pondok Ranji dan gerbang tol Veteran di ruas tol itu juga dekat. Setelah Champaca Residence, PIG akan mengembangkan aset tanah di Jl Raya Deplu, Jakarta Selatan, dekat Pinang Residence besutan PT Intiland Development Tbk yang telah lama dihuni.

Lokasinya hanya beberapa ratus meter dari kawasan Pondok Indah dengan harga rumah Rp.6 miliaran/unit. PIG juga masih memasarkan Villa Anggrek menjual kaveling siap bangun dibanderol Rp.19 jutaan/m2. Bidang paling kecil 132 m2 (8 x 16,5) dengan harga Rp.2,6 miliar (tunai). Ada juga rumah contoh tipe 278/146 Rp.4,8 miliar.

Hal ini juga terjadi selama 10 hari pameran Indonesia Property Expo (IPEX) 2017, penjualan rumah dengan harga di bawah Rp.1 miliar laku keras.

Direktur Consumer Banking BTN Handayani menuturkan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN membukukan transaksi sebesar Rp.8,36 triliun.

Nilai ini menjadi pertanda kebutuhan masyarakat masih sangat tinggi. Meskipun, tingginya penjualan tersebut belum bisa menyaingi keadaan pada 2013 lalu saat booming properti.

“Tren pertumbuhannya positif. Animo masyarakat terhadap properti atau rumah (dengan harga) di bawah Rp.1 miliar luar biasa,” kata Handayani, baru-baru ini.

Dia mengatakan bahwa kebanyakan properti yang terjual dibeli oleh para penghuni rumah pertama. Menurut Handayani, hal ini menjadi potensi yang menjanjikan bagi para pengembang.

Meski demikian, tingginya minat masyarakat tak berlaku untuk properti dengan harga di atas Rp.1,5 miliar. “Penjualan rumah dengan harga di atas Rp.1,5 miliar relatively memang butuh waktu,” jelas Handayani.