Rumah Murah Ciputra Residence, Hanya Rp.149 Juta di Maja
Rumah Murah Ciputra Residence (Foto: citramaja)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Melalui anak perusahaan, PT Ciputra Residence, Ciputra Group memasarkan rumah murah yang dibandrol cuma Rp.149 jutaan di Citra Maja Raya, Maja.

Ini merupakan peluncuran tahap kedua, sebelumnya Ciputra dalam tahap pertama tahun 2014 lalu menjual rumah senilai Rp.110 juta di kawasan yang sama.

“Kami mulai memperkenalkan atau mengumumkan untuk kembali memasarkan rumah di kawasan terbarunya, Citra Maja Raya. Tahap ke-2 di kawasan baru 300 hektar, kami memasarkan rumah Rp.149 juta termasuk Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dan surat-surat,” papar General Marketing PT Ciputra Residence, Yance Onggo, di Alam Sutera, Serpong, Tangerang, Selasa (11/10).

Dia mengatakan bahwa pada 2014 peluncuran rumah tahap pertama adalah rekor terbesar. Rumah yang sudah terjual sebanyak 7.000 unit hanya dalam 11 hari.

Maka dari itu, tahun 2015 dan 2016, Ciputra fokus dalam pembangunan unit-unit ini di lahan seluas 430 hektare. Rumah senilai Rp.149 juta tersebut adalah tipe Jaati 22/60, sedangkan tipe Dravanti 27/72 dengan harga Rp.187 juta.

“Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan pemerintah pada kawasan Citra Maja Raya yang berada di kawasan kota baru publik Maja. Kawasan ini dicanangkan pemerintah sebagai satu dari 10 kota baru yang akan diprioritaskan pembangunan infrastrukturnya,” imbuh Yance.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, Memfasilitasi sejumlah permintaan produk komersial di kawasan CitraMitra City Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Ciputra Group meluncurkan area komersial pertamanya.

Proyek dengan nama Origami Junction tersebut berada di boulevard atau jalan utama yang penuh dengan pusat keramaian antara lain Origami Lake, Origami Park, Pasar Apoeng, dan Future CBD (Central Business District).

General Manager Ciputra Group, Piter Simpony, dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Selasa (11/10), menjelaskan nantinya kawasan Origami Junction diprediksi jadi pusat gaya hidup baru di Kalimantan Selatan, terutama Banjarmasin dan Banjarbaru.

Berbagai potensi bisnis yang dapat dikembangkan di sini meliputi fesyen (butik, toko aksesoris dan perhiasan), kuliner (kafe dan resto), atau hobi (toko games dan gadget).

“Saat ini baru kami tawarkan sebagai tahap pre-launch. Sudah ada sekitar 20 orang yang menyatakan minatnya membeli unit ruang usaha di sini. Sebagian besar melihat besarnya potensi bisnis di area komersial tersebut,” jelas Piter.

Origami Junction menjual unit sangat terbatas dengan tipe 37/60 senilai Rp.400 jutaan. “Saya optimistis potensi kenaikan nilai investasinya besar, karena captive market-nya juga sangat besar,” papar Piter.

(kps)