Rumah Mahal di Makassar, Ternyata Laku Keras
Sentraland (Foto: youtube)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Rumah mahal di Makassar, ternyata laku keras. Misalnya rumah tipe 25/60 senilai Rp.300 juta tersebut dipasarkan oleh BSA Land di perumahan Royal Sentraland, Tamalanrea, Jl Perintis Kemerdekaan, Makassar, Sulawesi Selatan. Perumahan dengan luas 50 ha tersebut adalah hasil kerja sama operasi (KSO) BSA Land dengan Perumnas Regional 7 Makassar.

Tipe 25/60 ini hanya dilengkapi satu kamar tidur sedangkan untuk rumah memiliki dua kamar tidur tersedia tipe 39/72, dan tiga kamar tidur tipe 64/120. Masing-masing dibanderol Rp.400 juta dan Rp.600 juta. Harga all in, termasuk PPN, Bea Balik Nama, Akte Jual Beli, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB), dan sertifikat dengan status tanah Hak Guna Bangunan (HGB).

Menurut Direktur BSA Land, James Lewa, Royal Sentraland memperoleh respon pasar yang cukup bagus. Hanya dalam beberapa bulan saja telah terjual dua cluster, atau sekitar 500 unit. Pembayaran bisa dilakukan dengan tiga cara: tunai keras, tunai bertahap 24 bulan, dan KPR (DP 10% diangsur 12 bulan). Developer menjanjikan serah terima 24 bulan.

Salah satu faktor yang membuat perumahan ini laris karena lokasinya di Jl Perintis Kemerdekaan, salah satu jalan utama dari dalam kota Makassar ke Bandara Sultan Hasanuddin.

Tidak hanya itu, BSA Land sebelumnya juga telah mempunyai pengalaman membangun perumahan Royal Spring di Jl Hertasning Baru, di samping di sekitarnya telah banyak fasilitas, salah satunya Kampus Universitas Hasanuddin.

Perumahan juga akan memiliki jalan utama lebar RoW 20 m, jalan lingkungan masing-masing 9 m, system keamanan satu pintu dengan sistem cluster, dan akan dilengkapi beragam fasilitas, seperti taman, sarana bermain anak-anak, area komersial, fasilitas olah raga, dll.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, PT Metropolitan Land (Metland) Tbk meneruskan kerja sama dengan pengembang Singapura.

Setelah pekan lalu lewat PT Metropolitan Karyadeka Development, joint venture Metland dan Karyadeka Group dengan provider solusi urban berkelanjutan Ascendas-Singbridge (Singapura), meluncurkan pengembangan tahap pertama proyek terpadu One Parc Puri (OPP) seluas 9,7 ha di kawasan Metland Cyber City (MCC) dengan luas 60 ha, Cipondoh, Kota Tangerang (Banten), bersama Keppel Land (pengembang tersohor asal Singapura) meluncurkan proyek perumahan tapak untuk kaum menengah atas The Riviera at Puri seluas 12 ha di seberang MCC.

Menurut Direktur Metland Olivia Surodjo, The Riviera dan MCC adalah proyek segmen menengah atas. “Kami merupakan pengembang yang spesialis dengan produk-produk untuk segmen menengah. Pada land bank yang memiliki posisi strategis, kami ingin mengembangkan produk premium. Makanya kita menggandeng Keppel Land untuk berbagi keahliannya di proyek joint venture ini,” tuturnya saat memperkenalkan The Riviera di Jakarta.