Ternyata Program Rumah DP Nol Rupiah Bisa Terealisasi
Program DP nol rupiah. (Foto:https://www.pexels.com/photo/apartment-architecture-building-business-459627/)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id –  Rumah Lapis, konsepnya untuk permukiman lebih tertata di wilayah Jakarta. Tak hanya itu, konsep penataan disejumlah pemukiman sangat bervariasi sesuai kondisi wilayah masing-masing serta lebih memanfaatkan lahan dengan efisien.

“Sebaiknya kita jangan terjebak pada idiom, penamaan, yang penting adalah bagaimana menggunakan area tanah seefisien mungkin untuk bisa ditempati oleh warga,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, di Balai Kota, Jakarta, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan Anies, nantinya untuk rancangan desain rumah akan didiskusikan lebih lanjut dengan warga. Hal itu agar hunian yang dibangun menghasilkan kenyamanan bagi penghuni rumah lapis.

“Jadi ketika kasus seperti Kampung Akuarium, Kampung Duri yang nanti akan ditata, Bukit Duri, itu nanti akan diatur dengan dibuatkan rumah-rumah, rancangan desainnya didiskusikan dengan warga. Dirembuk supaya rumahnya nanti terbangun itu sesuai dengan kondisi sosiologis, potret ekonomi di situ,” ujarnya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno sebelumnya, menampik anggapan rumah lapis sama dengan rumah susun. Menurut Sandiaga, rumah lapis memang akan disusun secara vertikal namun jumlah lantainya tidak sebanyak rumah susun.

“Intensitasnya rendah, nanti itu berlapis. Lapis satu, lapis dua, lapis tiga. Kalau rumah susun kan bisa sampai belasan lantai. Bisa sampai lantai 16,” kata Sandiaga.

Konsep tersebut, menurut Sandiaga, sesuai dengan apa yang diinginkan warga. Rumah lapis nantinya akan dibangun tidak jauh dari permukiman warga yang ditempati sebelumnya.

Nantinya, masih dikatakan Sandiaga, pada lokasi tersebut akan dilakukan konsolidasi tanah atau land consolidation. Hal tersebut bertujuan untuk menata kembali tanah atau lahan yang ada agar lebih tertib dan teratur untuk dapat digunakan secara optimal.

“Kalau ini penataan yang sesuai dengan kemauan warga. Mereka tidak ingin dipindah terlalu jauh dari areanya. Mungkin ada yang disebut sebagai konsolidasi tanah. Kebijakan untuk menata mereka di tempat lokasinya,” ujarnya.

Selain itu, Sandiaga Uno terus melakukan kajian untuk merealisasikan salah satu janji kampanye yakni program rumah dengan Down Payment (DP) Rp0.

Saat ini, menurut Sandiaga, pihaknya sudah mempunyai bayangan lokasi untuk mendirikan rumah tersebut. Dia sudah menemukan lahan yang dianggap cocok untuk merealisasikan program tersebut.

“Untuk rumah DP 0 rupiah sekarang lagi digodok. Lahannya sudah teridentifikasi,” kata Sandiaga di Balai Kota DKI, Jakarta, Senin, 6 November 2017.

Meski telah mengidentifikasi lahan yang cocok, namun Sandiaga belum dapat memaparkan secara rinci. Sebab, kebijakan masih terus dipelajari dan akan diumumkan apabila semuanya sudah siap.

“Kami belum bisa rilis dan itu yang menjadi sesuatu yang sangat ditunggu warga. Kami akan rilis begitu kebijakannya selesai, dan kebijakannya sudah bisa diumumkan tanpa menimbulkan spekulasi,” ujarnya.

Program rumah dengan DP nol rupiah merupakan salah satu dari 23 janji kampanye yang dilontarkan pasangan Anies Baswedan-Sandiaga Uno pada Pilkada DKI 2017.