Keuntungan yang di capai dari penjualan apartemen di komplek multifungsi Thamrin Nine Residence, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat sudah mencapai 180 unit yang terjual.(Foto: www.agoda.com)
Keuntungan yang di capai dari penjualan apartemen di komplek multifungsi Thamrin Nine Residence, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat sudah mencapai 180 unit yang terjual.(Foto: www.agoda.com)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Tutup tahun 2018 tinggal dua sebentar lagi, PT Putrgaya Wahana sudah memastikan keuntungan yang di capai dari penjualan apartemen di komplek multifungsi Thamrin Nine Residence, di kawasan Thamrin, Jakarta Pusat sudah mencapai 180 unit yang terjual.

Seluruh unit fasilitas akomodasi tersebut diambil alih oleh UOL Group Limited, induk usaha Pan Pacific Hotels Group Limited yang berbasis di Singapura, dengan nilai 56,8 juta dollar AS atau ekuivalen Rp 816 miliar. Apartemen servis ini akan diberi nama Parkroyal Serviced Suites.

Selain melepas unit apartemen servis, menurut Presiden Direktur PT Putragaya Wahana, Alvin Gozali,pihaknya juga menandatangani perjanjian pengelolaan dan pengoperasian 200 kamar dengan UOL Group Limited yang bermarkas di Singapura.

“Mereka akan mengelola hotel kami tersebut dengan brand Parkroyal Hotel. Kedua fasilitas akomodasi ini berada di Tower 2 Thamrin Nine,” tutur Alvin, menjawab pertanyaan wartawan, kemarin.

Dipilihnya Pan Pasific Hotel Group Limited sebagai pengelola properti yang dikembangkannya, menurut Alvin, karena rekam jejak yang bagus dalam pengelolaam pasar perhotelan. Sementara itu, kehadiran Pan Pasific Hotel itu sendiri sudah sejak tahun 1990-an. Selain itu, masih kata Alvin, PT Putrahaya Wahana berencana memadukan kualitas dengan gaya dalam pengelolaan bisnis hotel di jaringan internasional.

“Di Tower 1 kami sudah ada hotel Waldorf Astoria yang berbasis di Amerika Serikat. Nah di Tower 2 ini kami ingin melakukan eksposur untuk brand regional Asia Pasifik,” cetus Alvin.

Sementara itu, Senior Vice President Operations Pan Pacific Hotels Group Neo Soon Hup, menuturkan, meski pertumbuhan perekonomian Indonesia sekarang ini sedang melambat dan mengalami kelesuan, hingga berdampak pada nilai tukar uang Indonesia. Namun tidak menghalangi ekspansi bisnis di perusahaannya.

Thamrin Nine itu sendiri merupakan pengembang properti multifungsi di Indonesia yang berdiri di area lahan 5,2 hektar. Di lahan seluas itu terdapat properti eksiating yang telah beroperasi seperti UOB Plaza, ANZ Square Podium, Thamrin Nine Ballroom, dan EXIM Melati.

“Pembangunan Thamrin Nine itu sendiri dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama, akan dibangun adalah satu menara perkantoran dengan struktur 74 lantai setinggi 333,5 meter, berikut 181 kamar hotel supermewah Waldorf Astoria Hotels and Resorts, dan apartemen Le Parc,” jelas Alvin.

Sedangkan tahap kedua, lanjut Alvin, terdiri atas satu bangunan apartemen dan satu menara perkantoran. Thamrin Nine dengan nilai investasi Rp 6,5 triliun ini dijadwalkan rampung pembangunannya dan mulai beroperasi pada 2020.

Sementara itu, menurut Alvin, PT Putragaya Wahana sendiri sebelumnya memiliki bisnis inti (core business) tekstil. Kemudian melakukan diversifikasi dan ekspansi bisnis ke properti.

“Selain menggarap Thamrin Nine, PT Putragaya Wahana juga merancang pengembangan properti komersial di Cibinong, Bogor, BSD City, dan Uluwatu, Bali,”pungkas Alvin.