Rumah Seluas 120 m2 di Jakarta, DP Rp.8 Juta Bisa Dicicil
ilustrasi. (Foto: rmh)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Tak mudah untuk bisa hidup mandiri. Bahkan sering kali pasangan muda yang baru menjalani kehidupan bersama pasangan banyak menemui masalah dan merasa pusing ketika masih tinggal di rumah mertua.

Tak hanya dipusingkan soal memilih hunian, namun ketika seharusnya bisa menikmati masa bulan madu bersama pasangan baru harus mampu menentukan sikap.

Untuk pasangan muda memiliki persiapan tabungan yang cukup, tak sedikit juga harus ikut pusing menentukan soal pilihan terbaik menetap di apartemen atau di rumah tapak.

Kendati demikian berbagai pilihan Investasi jangka panjang di hunian ini juga akan memberikan keuntungan tersendiri bagi pasangan dimasa mendatang.

Selain itu, letaknya cenderung strategis dan berpotensial untuk disewakan dikemudian hari membuat apartemen menjadi layak dipertimbangkan. Paling tidak hunian ini juga memberikan nilai prestisius pada penghuninya.

Kendati demikian fakta sebaliknya memilih tinggal di rumah tapak menjadi solusi alternatif yang menguntungkan.

Untuk menentukan soal pilihan terbaik secara keuntungan maupun kerugian terhadap jenis tempat tinggal itu INAPEX.co.id akan menyajikan referensi pertimbangan sebagai berikut;

RUMAH

  1. Kelebihan:
    – Bisa mendapatkan kepemilikan tanah dan bangunan.
    – Bukti berupa Sertifikat Hak Milik (SHM) bisa menguntungkan pemilik rumah di kemudian hari.
    – Bisa dijadikan investasi jangka panjang.
    – Harga rumah akan selalu meningkat setiap tahunnya, dengan demikian harga rumah yang ditempati saat ini dipastikan akan melonjak tajam di kemudian hari.
    – Mudah untuk dimodifikasi dan direnovasi sesuai keinginan pemilik.
    – Saat anggota keluarga bertambah, maka rumah juga dapat diperlebar atau di tingkat tanpa ada larangan.
  2. Kekurangan:
    – Perawatan rumah memang akan lebih besar dibandingkan hunian lainnya. Namun besaran biaya akan kembali lagi pada ukuran dan material bangunan yang digunakan di rumah tersebut.
    – Akan lebih sulit bagi Anda untuk menjual rumah, mengingat harganya yang kian meningkat dari tahun ke tahun.

APARTEMEN

  1. Kelebihan:
    – Memiliki fasilitas yang lengkap dan bisa diakses oleh seluruh penghuni apartemen.
    – Selain itu apartemen biasanya berada di lokasi yang strategis.
    – Bisa dijadikan investasi jangka menengah dengan cara disewakan.
    – Memiliki fasilitas perawatan yang disediakan oleh pihak apartemen.
  2. Kekurangan:
    – Pemilik hanya memiliki sertifikat HGB (Hak Guna Bangunan) dan bukan SHM (Sertifikat Hak Milik).
    – Kehidupan di apartemen akan lebih individualis dibandingkan di lingkungan perumahan.
    – Tetangga cenderung tidak saling mengenal dan acuh satu sama lain
    – Saat tinggal di apartemen, pemilik harus mengikuti berbagai peraturan yang terkadang merugikan. Misalnya seperti tidak boleh memelihara hewan peliharaan dan tak bisa berkebun.