Rapat koordinasi ASN di Kemenkumham. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) mengawali bangun Rumah Susun Tingkat Tinggi untuk Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) di Jakarta.

Rusun Tingkat Tinggi Paspampres berlokasi di Jalan Tanah Abang II tersebut nantinya akan dibangun setinggi 10 lantai lengkap dengan meubelair dan landasan untuk helikopter (helipad) dibagian atap.

“Kami berharap dengan pembangunan Rusun Tingkat Tinggi ini bisa meningkatkan kinerja dan kesejahteraan para anggota Paspampres TNI yang bertugas,” jelas Direktur Jenderal Penyediaan Perumahan Kementerian PUPR Khalawi Abdul Hamid, dalam publikasinya, belum lama ini.

Kemudian, acara groundbreaking ditandai dengan penekan tombol sirine oleh Dirjen Penyediaan Perumahan Khalawi Abdul Hamid bersama Inspektur Paspampres Kolonel (Inf) Ade Prasetya Nurdin beserta jajaran perwira Paspampres dan Direktur Rumah Susun M Hidayat serta Direksi PT. Brantas Abipraya (Persero).

Menurut Khalawi, masih banyak anggota dan ASN di lingkungan TNI yang masih membutuhkan rumah. Untuk itu, pemerintah berupaya membantu mereka dengan membangun hunian yang layak sehingga mereka bisa lebih bersemangat dalam melaksanakan tugas di lapangan.

“Jika sekarang para anggota Paspampres TNI dan ASN di lingkungan TNI tinggal di Rusunawa tentunya ke depan mereka bisa menabung karena kan sekarang tinggal di rumah dinas. Untuk mendapatkan lahan untuk perumahan tapak di Ibukota tentunya sangat mahal, jadi kami dorong agar pembangunan Rusun untuk anggota TNI dengan hunian vertikal seperti Rusun ini,” ujarnya.

Lebih lanjut, dikatakanKhalawi, tujuan pembangunan Rusun Tingkat Tinggi dan Rusunawa untuk anggota ASN dan TNI / Polri diperlukan untuk meningkatkan kinerja dari aparat.

Oleh karena itu, diharapkan dengan tinggal dekat tempat kerjanya maka mereka bisa menjadi lebih hemat waktu, hemat biaya dan tentu lebih disiplin dan lebih terawasi.

“Dengan dibangunnya Rusun ini tentu bisa memberikan suatu warna dari aparat bahwa tinggal di apartemen juga memindahkan budaya dari rumah tapak ke vertikal. Ini perlu contoh yang baik dan dengan tinggal di Rusun ini maka anggota yang bertugas bisa tinggal di rumah yang layak huni,” ujarnya.

Selain membangun Rusun untuk anggota TNI, Kementerian PUPR juga sudah membangun Rusun ASN di Kementerian / Lembaga lain misalnya untuk Kejaksaan, Kementerian Hukum dan HAM dan kementerian/ lembaga lainnya. Pembangunan Rusun tersebut bukan hanya di Jakarta saja tapi juga tersebar di seluruh Indonesia.

Terkait dengan Rusun Paspampres yang dibangun oleh Satker Pengembangan Perumahan Direktorat Rumah Susun Ditjen Penyediaan Perumahan ini, Khalawi menyatakan, ada hal special yang di peruntukkan bagi Paspampres karena Rusun ini adalah Rusun yang pertama dengan tipe yang beragam.

“Jika Rusun di Kejaksaan dibangun dua menara dengan dua tipe yang berbeda dan tipe paling tinggi cuma 82 meter persegi, maka Rusun Tingkat Tinggi Paspampres ini terdiri dari empat tipe mulai tipe 45 sampai tipe 130 meter persegi,” jelasnya.