Pilihan Utama Para Pekerja, Apartemen Murah dan Lengkap
Apartemen Murah dan Lengkap (Foto: kabartangsel)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Tinggal di apartemen sudah jadi pilihan utama para pekerja wilayah DKI Jakarta. Apalagi hunian yang satu ini selalu dilengkapi berbagai fasilitas umum yang memudahkan penghuninya melengkapi kebutuhan sehari-hari.

Proyek apartemen Majestic Point Serpong (MPS) di Jl Raya Kelapa Dua, Kelapa Dua, Tangerang, akan melakukan tutup atap (topping off). Sekarang ini pembangunannya telah mencapai 80 persen. Apartemen yang dibangun di atas lahan seluas 3 hektar ini terdiri dua tower 32 lantai meliputi 900 unit.

“Sekarang masih 100 unit yang kami pasarkan mulai Rp.400 jutaan. Kami juga memasarkan 50 unit SOHO, saat ini sudah terjual 40 unit seharga Rp.500 jutaan-2 miliar. Seluruhnya sudah ready stock,” jelas Presiden Direktur PT Prioritas Land Indonesia (PLI) Marcellus Chandra, pengembang Majestic Point kepada pers di Jakarta, Kamis (18/5).

Lokasi MPS  terletak di antara dua kota baru, Gading Serpong dan Lippo Karawaci, dan dekat dengan jalan tol Jakarta – Merak.

Selain itu, fasilitasnya tergolong lengkap, diantaranya sejumlah perguruan tinggi, rumah sakit, sekolah, mal, dan area komersial lainnya. Tepat di sebelah proyek ini juga tengah dibangun RS Mitra Keluarga.

“Kami memberi penawaran khusus  dengan menyicil mulai Rp.3 juta/bulan. Bila membeli dengan KPA ada beberapa bank yang sudah bekerja sama, antara lain dengan Bank MNC, Bank Muamalat, dan Bank Victoria,” ucapnya.

Tidak hanya MPS, PLI juga tengah mengembangkan proyek-proyek lain, seperti Majestic Water Village Uluwatu, Bali, Majestic Point Villas Nusa Dua, Bali, dan Superblok K2 Park di Balaraja, Banten.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, “James Riady saingan dengan Sugianto Kusuma (Aguan). Meikarta ini untuk mengimbangi Pantai Indah Kapuk (PIK) 2 di utara Jakarta,” tutur Jehansyah Siregar.

Pernyataan Dosen Kelompok Keahlian Perumahan Permukiman Sekolah Arsitektur Perencanaan dan Pengembangan Kebijakan (SKPPK) Institut Teknologi Bandung (ITB) tersebut dilontarkan berhubungan dengan peluncuran megaproyek Meikarta oleh Lippo Group beberapa waktu lalu.

Menurut Jehansyah, walaupun James dan Lippo Group-nya didorong oleh mantan pejabat negara ternama seperti Theo L Sambuaga (Mantan Menteri Negara Perumahan Rakyat), dan Agum Gumelar (Mantan Menteri Perhubungan), tetapi Aguan dengan bendera Agung Sedayu Group (ASG)-nya, sudah lebih dulu mendahuluinya.

Tak main-main, Aguan mengembangkan PIK 2 di atas lahan seluas 1.000 hektar. Sebagai sebuah flagship project, PIK 2 disebut sebagai Sedayu Indo City yang hanya berjarak tempuh 5 kilometer dari jilid perdananya, PIK 1.

Sama dengan Meikarta, PIK 2 juga diklaim menyajikan berjuta fasilitas dengan mengadopsi konsep hijau. ASG sudah mengalokasikan area hijau seluas 60 hektar.