Perumahan di Rajeg Dekat Bandara Soetta Dijual Rp.120 Jutaan
Perumahan di Rajeg Rp.120 Jutaan (Foto: rdj)

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Rajeg merupakan salah satu kantong rumah murah di Tangerang. Lokasinya dekat dari Kota Tangerang dan Bandara Soekarno Hatta.

Di kawasan ini masih sangat gampang menemukan rumah senilai Rp.120 jutaan. Salah satunya Puri Mekarsari Rajeg di Jl Mekarsari 2, Mekarsari, Rajeg.

“Kami menawarkan tipe 30/60 seharga Rp.120 juta, ini kategorinya rumah murah tapi bukan rumah subsidi. Cicilannya terjangkau konsumen bergaji Rp.3 jutaan karena uang muka dan cicilannya hampir sama seperti rumah subsidi,” ujar Executive Marketing Puri Mekarsari Rajeg, Hendra, kepada pers di Jakarta, Kamis (10/11).

Perumahan yang dikembangkan oleh PT Dimas Agung Karya Sampura ini berada di lahan seluas 30 hektare yang dipasarkan sejak tahun 2015. Pengembangan tahap pertama sudah mulai serah terima dan saat ini tengah dipasarkan tahap kedua.

Meski, murah spesifikasi bangunannya terbilang bagus menggunakan struktur beton bertulang, lantai keramik untuk seluruh ruang, rangka baja ringan, dan sambungan listrik 1.300 watt.

Uang mukanya sebesar 10% atau senilai Rp.12 juta bisa dicicil empat bulan dan suku bunga promosi 7,25 persen. Dengan uang muka sebesar itu bila mengambil tenor selama 10 tahun Rp.1,3 juta per bulan.

Jika tenot 15 tahun cicilannya sebesar Rp.1 juta/bulan dan 20 tahun Rp.800 ribu/bulan. Pembangunan rumahnya dijanjikan rampung selama enam bulan.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, KPR bersubsidi bagi masyarakat berpendapatan rendah (MBR) saat ini berbunga 5 persen sampai lunas. Penyalur utama adalah Bank BTN namun bank-bank lain mulai ikut serta masih terbatas.

“Saat ini bank-bank besar seperti Mandiri, BRI, BNI, Artha Graha juga telah menyalurkan FLPP selain Bank Pembangunan Daerah (BPD) di hampir seluruh wilayah Indonesia,” ujar Direktur Utama Pusat Pengelolaan Dana Pembiayaan Perumahan (PPDPP) Budi Hartono, kepada pers saat di Gedung Smesco Jakarta, Rabu (9/11).

Rumah yang dibiayai dengan KPR FLPP ini sebanyak 475.677 unit. Lokasi rumahnya paling banyak di kawasan Jawa Barat disusul Banten, dan Jawa Timur dengan jatah 74% bagi pekerja swasta, 13% pegawai negeri sipil (PNS), dan 8% wiraswasta (pekerja informal).

Untuk menggenjot penyaluran KPR FLPP dilakukan penandatanganan dengan 21 bank yang menjalin kerja sama untuk menyalurkan KPR FLPP yaitu BTN Syariah, Bank Mandiri, Bank BRI, BRI Syariah, dan Bank Artha Graha.

Adapun bank pembangunan daerah yang ikut terlibat diantaranya Bank Riau Kepri, Bank Nagari, Bank Sumut, Bank Sumsel Babel, Bank Sumsel Babel Syariah, Bank Kalteng, Bank DIY, Bank Jatim, Bank Sumut Syariah, Bank Sultra, Bank Kalsel, Bank NTB, Bank NTT, Bank BJB, Bank Papua, dan Bank Jateng.

(he)