Perubahan Gedung Putih Oleh Obama, Yang Tidak Diketahui Banyak Orang
Rancangan Obama dan Smith (Foto: abcn)

INAPEX.co.id, – Perpindahan Michelle dan Barack Obama ke Gedung Putih banyak berbicara mengenai perubahan budaya Amerika yang sudah diperjuangkan keduanya sepanjang masa jabatannya delapan tahun terakhir.

Dihiasi beberapa susunan dari abad ke-20 dan karya seni abad ke-21, tempat tinggal pribadi mereka terasa seperti sebuah oase kesopanan dan rasa halus di arena politik.

Pasalnya menurut Michael Smith, kediaman pribadi dari Gedung Putih tak hanya mencerminkan selera mereka, namun juga menyanjung tinggi sejarah bangunan kebanggaan ini.

“Di atas semua, White House benar-benar sudah terasa seperti rumah bagi keluarga kami,” kata istri Barack Obama, Michelle, memuji dekorator berbasis di Los Angeles, Amerika Serikat.

Kemudian, Smith dengan rendah hati menerima pujian menjelaskan karyanya merupakan gambaran dari semangat progresif Ibu Negara.

“Ibu Obama sering berbicara tentang membawa suara baru ke percakapan nasional, dan ide yang menginformasikan banyak keputusan yang kami buat. Kami memilih seniman dan desainer yang tidak akan pernah muncul di Gedung Putih sebelumnya,” jelas Smith.

Smith sudah menjalin kerja sama yang baik dengan Keluarga Pertama ini sepanjang masa jabatan mereka di Washington, teman D.C. Smith saat pemilu 2008 di Chicago yang memperkenalkannya ke Obama.

“Mereka luar biasa menawan, ramah, dan bijaksana, dan kualitas-kualitas tersebut tercermin dalam desain rumah mereka,” tutur dekorator.

Rumahnya begitu nyaman, dengan buku-buku di mana-mana. Smith pun langsung bisa melihat semangat keluarga Obama. Dalam waktu kurang dari dua bulan untuk merancang rencana sebelum Obama pindah ke Gedung Putih, Smith mesti sesegera mungkin mengerjakannya.

“Nomor satu prioritas bagi Ibu adalah pengaturan kamar Malia dan Sasha, serta Michelle sendiri. Yang terpenting adalah memastikan kenyamanan dan kebahagiaan keluarganya,” jelas wakil asisten Presiden dan penasihat senior Ibu Negara, Melissa Winter.

Kolaborasi Smith dengan Obama berkembang dalam sejumlah cara yang sama misalnya hubungan khas desainer dengan klien.

Mula-mula, Smith mengirimkan Obama berbagai buku desain, termasuk milik dirinya yang dituliskan secara ekstensif.

“Mereka sangat fokus. Mereka menata preferensi mereka dengan cukup jelas. Mereka juga tertarik dengan hal-hal elegan tapi sederhana,” paparnya.

Akan tetapi, terlepas dari semua pembicaraan mengenai soal kenyamanan dan kemudahan keluarga muda, keluarga Obama dan Smith menyadai resonansi simbolis dari tiap-tiap perubahan yang mereka buat ke Gedung Putih.

“Untuk memahami konteks, saya membaca setiap surat dan catatan dari Abigail Adams, Jacqueline Kennedy, Sister Parish, Stéphane Boudin, Kaki Hockersmith, dan siapa saja yang pernah berkontribusi sejarah bangunan ini,” imbuh Smith.

(kps)