Vice President PT Adhouse Clarion Events, Igad Permana. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Berbagai persiapan terus dilakukan oleh penyelenggara pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) yang akan berlangsung mulai 22 – 30 September 2018 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan.

Diantaranya, PT. Adhouse Clarion Events (ACE) sudah menerapkan sistem Kesehatan, Keselamatan dan Kesejahteraan Kerja (K3) untuk kontraktor dalam pembangunan stand.

Seperti diketahui, K3 telah ditetapkan pemerintah Indonesia sebagai program perlindungan yang berhubungan dengan para pekerja disuatu lembaga maupun dilapangan kerja. Tujuan dari K3 yaitu untuk menjaga, memperhatikan dan melindungi para pekerja dilingkungan pekerjaannya.

“K3 juga melindungi rekan kerja, keluarga pekerja, konsumen, dan orang lain yang juga mengjin terpengaruh kondisi lingkungan kerja. Semua perusahaan memiliki kewajiban untuk memastikan bahwa pekerja dan orang lain yang terlibat tetap berada dalam kondisi aman sepanjang waktu,” jelas Vice President PT Adhouse Clarion Events, Igad Permana, saat ditemui INAPEX.co.id, diruang kerjanya, baru-baru ini.

Developer terlihat antusias mengikuti sosialisasi penerapan K3. (Foto: dok.inapex)

Lebih lanjut dijelaskan Igad Permana, bahwa IPEX merupakan pameran reguler dua kali dalam setahun tersebut sudah berjalan hampir 20 tahun. Pihaknya mentargetkan jumlah pengunjung sekitar 350,000 orang selama pameran berlangsung selama 9 hari.

“Target kami yaitu 350 ribu pengunjung. Kemudian untuk pengembang, yang membangun stand menggunakan special design 85%, dan peserta yang menggunakan stand ukuran kecil 15% disiapkan oleh penyelenggara bekerjasama dengan official stand kontraktor,” jelas Igad Permana.

Selain itu, konstruksi merupakan salah satu pekerjaan yang paling berbahaya, menghasilkan tingkat kematian yang paling banyak di antara sektor lainnya. Risiko jatuh adalah penyebab kecelakaan tertinggi.

Masih dijelaskan Igad Permana, bahwa penggunaan peralatan keselamatan yang memadai seperti Guardrail dan Helm, serta pelaksanaan prosedur pengamanan seperti pemeriksaan tangga non-permanen dan scaffolding mampu mengurangi risiko kecelakaan.

Indonesia Properti Expo akan konsisten menerapkan K3 pada saat mulai pembangunan stand, selama pameran berlangsung dan saat pembongkaran stand. “K3 yang diterapkan meliputi, Fire Safety, Elektrical Instalasi, Pekerjaan di Ketinggian, Keamanan dan Keselamatan struktur bangunan,” papar Igad Permana.

Selain itu, peserta diwajibkan mengirim secara detail design stand dan gambar kerja yang bertujuan agar saat pembangunan stand sudah sesuai dengan ketentuan yang diterapkan.

Kemudian pengembang yang menjadi peserta pameran juga harus memperhatikan stand dengan design melengkung, struktur bangunan dan keselamatannya. Karena, material bahan bangunan yang digunakan tidak dispesifikasikan srta tidak adanya perhitungan struktural dan secara teknis strukturalnya.