BTN Gandeng Perusahaan Financial. (Foto: housingestate)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Untuk memperluas cakupan akses pembiayaan properti di Indonesia, Bank BTN menjalin kerjasama dengan perusahaan financial technology (Fintech) PT. Gradana Teknoruci Indonesia.

Kerjasama itu sekaligus untuk mempermudah pembeli yang akan menghuni sendiri propertinya (end-users) dengan skema yang makin inovatif.

Penandatanganan nota kesepahamanan (MoU) dirangkai pada acara “Plug and Play Expo Day 3.0 (PnP)” di Soehanna Hall, The Energy Building, Jakarta Pusat, oleh Angela Oetama (Direktur Utama dan Co-Founder Gradana) dan Maryono (Direktur Utama Bank BTN).

Kerja sama antara Bank BTN yang fokus pada pembiayaan properti dan Gradana, seperti yang dirilis melalui siaran pers Gradana di Jakarta, sekaligus sebagai pelopor property fintech di Indonesia.

Selain itu, menandakan bank dan lembaga pinjam meminjam berbasis teknologi informasi (peer-to-peer lending) bisa bersinergi dan saling melengkapi dalam mewujudkan inklusi keuangan bagi masyarakat Indonesia.

Kombinasi pengalaman pembiayaan properti oleh Bank BTN dan kemudahan pendanaan oleh perusahaan fintech seperti Gradana, diharapkan bisa memperluas cakupan pembiayaan properti termasuk ke kalangan muda atau kids zaman now yang technology minded.

Gradana.co.id merupakan perusahaan rintisan yang menawarkan jasa mempertemukan peminjam (borrower) dan pendana (investor atau kreditur) untuk pembiayaan uang muka rumah (GraDP) dan talangan sewa properti (Grasewa), melalui platform digital.

Saat ini GraDP baru memfasilitasi pembiayaan uang muka pembelian properti baru (primary) dari pengembang yang sudah menjalin kerja sama dengan Gradana.

Dengan skema GraDP, pembeli rumah dapat mencicil kredit uang muka itu hingga 36 bulan, setelah itu dilanjukan dengan KPR dari bank komersial seperti BTN. Dengan kredit uang muka itu, konsumen bisa segera mewujudkan pembelian rumah tanpa harus menyediakan modal awal kecuali cicilan bulanan, dan “mengunci” harganya sejak dini.

Sementara pengembang, dengan GraDP bisa memperoleh dana di muka secara penuh untuk mengembangkan propertinya.

Sedangkan bagi investor atau lender, produk seperti GraDP bisa menjadi sarana alternatif mengoptimalkan pengembalian dana yang tidak terpakai melalui pembiayaan properti yang sudah terjamin legalitasnya.

Terlepas itu, sebuah hunian nyaman yang cukup dikenal yaitu Ciomas Hills di Kaki Gunung Salak menawarkan rumah Cluster Malabar.

Ciomas Hills dilengkapi fasilitas sport center lapangan olahraga, kolam renang dan taman bermain.

Hunian Ciomas Hills sangat dekat dengan Stasiun Bogor, Terminal Laladon, dekat dengan fasilitas kesehatan RS.Marcuki Mahdi, RS Karya Bhakti serta tidak jauh dari Kampus IPB Dramaga.

Untuk unit rumah di Cluster Malabar tipe 36/72 dibandrol Rp.400 Jutaan atau tipe 70/135 dengan harga Rp.732 Jutaan. “Dapatkan promo menarik selama pameran berlangsung, buruan datang yuk,” kata Desy Millenia.

Proyek hunian juga bisa dimiliki hanya dengan uang Rp.300 Ribu Rupiah bisa booking. Lokasi proyek perumahan itu di Jalan Kuripan, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor.

Kesampatan itu ditawarkan oleh pengembang perumahan Samasta Ciseeng, hanya diajang pameran Indonesia Properti Expo (IPEX).

“Cukup bawa uang 300 ribu saja sebagai bukti telah booking Anda bisa miliki rumah sendiri. Mengenai persyaratan berkas bisa nyusul atau dibawa sekalian ke pameran IPEX,” ujar Staf Pemasaran Samasta Ciseeng Juju.

Menurutnya, saatnya millenial punya rumah punya rumah dengan akses stasiun KRL serta desain minimalis.

“Selama pameran banyak promo menarik seperti harga rumah Rp.215 Jutaan per unit sudah all-in dan tanpa uang muka. Ayo buruan datang di pameran ini kapan lagi ada kesempatan, harga rumah naik terus,” kata Juju.

Kemudian, Samasta Ciseeng sebuah hunian memiliki beberapa jenis tipe yaitu tipe Aubree 26/60, tipe Eiji 30/65 dan tipe Caldera 42/70. “Unit rumah ini sudah double dinding, facade woodplank, kloset duduk, genteng plat,” tambahnya.