Topping Off Kebayoran Apartement. (Foto: Housing Estate)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Setelah penjualan mencapai 75% atau tersisa hanya 94 unit, PT Kebayoran Parama Propertindo (KPP), anak usaha PT Mandiri Sejahtera Hutama (MSH Group), melakukan prosesi tutup atap (topping off) proyek Kebayoran Apartment (1 ha) di Jalan Raya Ulujami, Jakarta Selatan.

Topping off apartemen tersebut untuk tower pertama yaitu 20 lantai terdiri dari 341 unit hunian dari dua tower yang dibangun.

“Total penjualan kami untuk tower pertama ini sudah mencapai 75 persen atau tersisa 94 unit lagi. Dengan progres ini kami berharap kepercayaan konsumen kian meningkat dan akan mendorong penjualan kami ke depan. Targetnya satu tahun dari sekarang unitnya mulai diserah-terimakan,” ujar Susanto Kiswandono, Direktur Utama KPP, saat acara topping off, baru-baru ini.

Lebih lanjut dikatakan Susanto, optimistis ke depan prospek hunian apartemen di perkotaan dinilai lebih bagus dan menjadi kebutuhan kalangan pekerja.

Menurutnya, Kebayoran Apartment sebagai contoh nyata karena mayoritas pembelinya adalah end user (membeli untuk dihuni sendiri). Mereka para konsumen lebih memilih dengan cara bayar 60 % memanfaatkan kredit bank (KPA).

Kebayoran Apartment dilintasi jalur Transjakarta layang koridor 13 Ciledug-Tendean. Halte terdekat berada di Cipulir yang berjarak hanya 200 meter dari lokasi apartemen dan hanya 15 menit menuju kawasan bisnis di Tendean-Gatot Subroto.

Selain keunggulan akses dan fasilitas transportasi itu, masih dikatakan Susanto, juga membuat kenaikan harga unitnya cukup lumayan, dari harga perdana Rp17 juta tahun 2015 saat ini jadi Rp22 juta/m2.

Kebayoran Apartment menawarkan unit tipe studio berukuran 23 m2 dan dua kamar tidur (KT) 46-52 m2 seharga Rp500 jutaan-1 miliar/unit.

Hingga saat ini total penjualannya sudah mencapai angka Rp155 miliar dari total 240 unit yang sudah terjual. Untuk tower kedua sebanyak total 781 unit akan mulai dipasarkan saat tower pertama habis.

Terlepas itu, dengan kemudahan layanan PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) untuk para konsumen, Apartemen Urban Town juga menggelar akad kredit massal.

Penandatanganan akad kredit massal ini, berlangsung dalam rangkaian acara Indonesia Properti Expo 2018 di Jakarta Convention Center.

“Akad kredit buat konsumen jadi lebih cepat karena bisa berbarengan. Kami dari perbankan juga lebih mudah dengan akad seperti ini,” ujar EVP Non-subsidized and Consumer Lending Division PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Suryanti Agustinar.

Lebih lanjut dikatakan Suryanti, ada 110 konsumen yang mengajukan kredit pemilikan apartemen (KPA) para proyek Urban Town Serpong dan mengikuti akad kredit.

Sebagian besar unit yang dibeli adalah bertipe 36 dengan harga di bawah Rp 500 juta. Kemudian, bunga KPA yang ditetapkan yaitu 8,25 persen berlaku fix selama dua tahun, sedangkan jangka waktu KPA berlangsung 15 tahun.

Suryanti menambahkan, sebagian besar konsumen yang membeli unit apartemen Urban Town Serpong bermotif investasi.

Selain itu, ada pula orang tua yang membelikan untuk anaknya. Sedangkan untuk generasi muda atau milenial tidak begitu banyak.