Penghasilan Anda Rp.2 juta? PUPR Berikan Bantuan KPR Informal
PUPR Berikan Bantuan KPR Informal (Foto: rumahfaizperjuangan)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan atau KPR informal ini akan diperuntukan bagi MBR dari kalangan pekerja informal dengan penghasilan minimal Rp.2 juta dan maksimal Rp.6 juta.

Tahun 2017, melalui Ditjen Pembiayaan Perumahan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), harga rumah yang bisa dibiayai KPR informal secara maksimal senilai Rp.200 juta.

Segala inovasi ini dilakukan pemerintah agar pembiayaan untuk mewujudkan penyediaan perumahan bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

“Sebetulnya ini bukan Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) informal tapi bantuan pembiayaan perumahan berbasis tabungan. Tahun ini akan dilaksanakan, mudah-mudahan Maret atau April 2017 bisa berjalan,” jelas Direktur Jenderal Pembiayaan Perumahan Kementerian PUPR Maurin Sitorus, usai Rapat Kerja Kementerian PUPR di Jakarta, Selasa (17/1).

Menurut Maurin, aplikasinya lumayan banyak tahun ini lantaran telah ada payung hukum berupa Peraturan Menteri (Permen) dan petunjuk teknisnya.

Walaupun belum rampung, tambah Maurin, draft pembiayaan perumahan sistem ini telah selesai dan langsung diajukan ke Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Poin-poin yang ada di dalam draft ini berkaitan dengan syarat memperoleh bantuan pembiayaan, pertanggungjawaban pengolahan dana, dan aturan teknis lainnya.

Ada pula aturan teknis lainnya meliputi siapa penerimanya, pembelian rumah pertama, jumlah penghasilannya, dan kewajiban untuk ditempati bukan disewakan.

 

“Anggarannya dari pemerintah sudah ada karena kan ini juga kerja sama dengan Bank Dunia. Untuk mulai Maret atau April nanti mudah-mudahan bisa membiayai 17.500 unit rumah,” papar Maurin.

Selain itu, nikmati suku bunga kredit pemilikan rumah (KPR) 0 % khusus untuk calon konsumen hanya di Indonesia Property Expo (IPEX) Hall A & B – JCC selama 9 hari mulai dari 11 – 19 Februari 2017 mendatang.

Bahkan banjir promo lainnya juga dapat peroleh melalui Booth BTN, diantarnya seperti subsidi bunga pengembang 8,75% selama 1 tahun, suku bunga KPR BTN 8,75% fixed 1 tahun, serta bebas biaya provisi dan biaya administrasi.

“Jadi di pameran tahun ini banyak kejutan promo untuk calon konsumen,” kata Person In Charge PT. Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk Irwan Prawira, saat Technical Meeting Indonesia Properti Expo 2017, di Ruang Merak, Balai Sidang Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Selasa (17/1).

Irwan menambahkan, untuk fasilitas KPR BTN Syariah uang muka 5%, diskon provisi 50%, diskon asuransi jiwa 20%, dan diskon biaya administrasi hingga 50%. “One Hour Approval jangka waktu 25 tahun,” ujarnya.

Selain itu, Bank BTN melalui pameran IPEX 2017 juga menawarkan program KPR Simple yaitu tentang kebijakan penyederhanaan atau simplifikasi persyaratan dokumen aplikasi kredit.

Menurut Irwan, dengan adanya program KPR Simple ini diharapkan dapat mempermudah para calon konsumen properti untuk mengajukan permohonan baru.

Diantaranya calon konsumen cukup mengisi Form Aplikasi KPR/KPA, Dokumen Identitas foto copy KTP, KK, NPWP, Surat Nikah, SPR & PPJB, dokumen penghasilan konsumen, fixed income, slip gaji atau mutasi rekening tabungan 3 bulan terakhir, non fixed income, rekening koran maupun mutasi rekening tabungan 3 bulan terakhir dan salah satu legalitas usaha.