Ilustrasi. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.idPengembang PT. Bumi Parama Wasesa (BPW) ini sukses mengembangkan proyek rumah tapak dikawasan Serpong, Tangerang Selatan, Banten.

Proyek tersebut yaitu Nava Park (68 ha), proyek hunian di kawasan BSD City (6.000 ha) yang dikembangkan joint venture Sinar Mas Land (SML) dan Hongkong Land, serta apartemen Marigold (6 tower/90-100 unit per tower atau total 580-an unit) yang dirintis sejak tahun 2015 silam.

Saat ini tower 1-2 sudah terjual 100 %, tower ketiga 80 persen. Oleh sebab itu BPW pun meluncurkan tower kelima (tidak ada angka 4 di banyak proyek property).

“Kami sangat confident meluncurkan The Fifth at Marigold (91 unit) karena melihat progres tiga tower sebelumnya yang sangat baik. Tahap pertama kami pasarkan 33 unit dan langsung terpesan 60 persen. Total yang sudah kita pasarkan mencapai 380-an unit,” papar Wanto Ngali, Dept. Head Sales Nava Park, saat launching The Fifth at Marigold.

Sembari memperlihatkan show unit terbarunya di Nava Park, Wanto menjelaskan proyek yang ditawarkan dilengkapi 10 ha kawasan hijau yang disebut sebagai daya tarik tersendiri bagi konsumen.

Apartemennya juga tidak dibuat tinggi, hanya 14-15 lantai, dengan 6-7 unit/lantai. The Fifth at Marigold menawarkan tipe 1-3 kamar tidur (KT) berukuran 50,6-131 m2 seharga Rp1,6-4 miliar/unit.

Sedangkan rumah tapaknya akan dibangun 500 unit dalam tiga klaster. Saat ini mulai dipasarkan dua klaster dengan harga rumah Rp8-15 miliar/unit.

“Tahun 2015 harga apartemen Marigold Rp24 juta per meter (m2), sekarang sudah Rp26 juta. Dengan dua tower sudah mulai serah terima, kami yakin ke depan prospek proyek makin bagus. Tower ketiga target serah terimanya September 2019, tower kelima Desember 2019. Pembelian unit cukup dengan depe lima persen bisa dicicil setahun,” pungkasnya.

Sementara itu, PT Serpong Karya Cemerlang, pengembang Serpong Natura City (210 ha) di Jalan Raya Serpong, Pengasinan, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor (Jawa Barat), melansir promo depe nol persen untuk pembelian rumah yang dikembangkannya.

Konsumen cukup membayar uang booking Rp10 juta dan biaya pemrosesa KPR sekitar 7-10 persen (dari nilai rumah), bisa langsung akad kredit.
Lokasinya secara administratif ada di Bogor, atau selangkah ke kawasan Serpong lengkap dengan fasilitasnya.

Jalur Serpong hingga Parung juga kawasan yang terus berkembang. Itu membuat penjualan cukup baik. Oleh karena itu, ditawarkan berbagai insentif supaya konsumen lebih mudah mengakses.

Sejak dipasarkan tahun 2013, Serpong Natura City telah mengembangkan delapan klaster berisi 1.600 rumah.

Yang sudah terjual diklaim 1.500 unit. Sebanyak 800 rumah sudah diserah-terimakan dan telah dihuni sekitar 320 KK. Tipe rumahnya 27/60 sampai 120/259 seharga Rp700 juta-3,5 miliar/unit. Pengembang mengklaim, menyediakan 60 persen areanya untuk ruang terbuka hijau.