Chadstone Cikarang. (Foto;polluxproperties)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Proyek properti terpadu atau mixed use Chadstone Cikarang (2,5 ha) di Bekasi, Jawa Barat, mulai memasarkan produk small office home office (SOHO) atau hunian digabung tempat kerja (usaha).

Produk yang sempat tampilkan pada acara preview Chadstone di Jakarta ini, diklaim dapat respon sangat baik dengan permintaan pre-booking yang membuat unitnya langsung sold out.

“Chadstone SOHO ini kami tawarkan ekslusif hanya 144 unit. Kami membuat produk ini dengan pertimbangan untuk melihat sisi efektivitas dan efisiensi terkait konsep SOHO yang lebih fleksibel. Makanya produk ini disukai. Konsep yang kami terapkan ini bisa menjadi pilihan untuk usaha dengan nilai strategis yang tinggi,” ujar Yanto Zefania, Direktur Operasional Chadstone Cikarang di Jakarta, baru-baru ini.

Menurutnya, proyek Chadstone Cikarang dikembangkan PT Pollux Aditama Kencana, anak perusahaan PT Pollux Properti Indonesia Tbk.

Chadstone Cikarang merupakan proyek yang dikembangkan empat tower apartemen (3.500 unit) yang akan berdiri di atas mal.

Yanto menargetkan, malnya akan diresmikan akhir tahun ini dengan beberapa penyewa yang akan mengisinya antara lain J.Co, Breadtalk, Sport Station, Skechers, Watch Club, XXI, Happy Time, dan Kidzoona.

Sebelumnya pada Maret 2018 juga telah dilakukan topping off (prosesi tutup atap) untuk tower apartemennya. Berlokasi di mulut tol Cikarang Barat di jalan tol Jakarta-Cikampek, Chadstone Cikarang dikonsep sebagai property 5 in 1 yang terdiri dari apartemen, hotel, mal, SOHO, dan F&B yang akan beroperasi non stop 24 jam. Target pasar utamanya para pekerja dan professional ribuan manufaktur di Cikarang termasuk pekerja asing.

“SOHO kita pasarkan mulai dari Rp1,2 miliar per unit dan sangat diminati perusahaan start up (rintisan) dari Jakarta. Untuk apartemen penjualannya hingga saat ini sudah mencapai 92 persen, dan ditargetkan bisa mulai diserah-terimakan akhir tahun 2019 secara bertahap,” jelas Yanto.

Hingga berita ini diturunkan, Pollux Properties telah banyak mengembangkan proyek di Indonesia. Diantaranya, Meisterstadt di Batam, Amarsvati di Lombok, Word Capital Tower di Mega Kuningan Jakarta, Paragon Mall Semarang, Crowne Plaza Hotel, Central City Semarang, WR Simpang Lima Semarang, The Pinnacle Apartment & Condotel, Marquis de Lafayette, dan Gangnam District di Bekasi.

Per 11 Juli 2018 perusahaan telah go public dengan melepas 1.247.823.600 lembar saham setara 15 persen dari modal ditempatkan.