Pasific Garden Style, Pelopori Apartemen Berbasis Komunitas

Dengan memadukan ekosistem tersebut, diharapkan akan ada titik temu antara produsen dan konsumen
Dengan memadukan ekosistem tersebut, diharapkan akan ada titik temu antara produsen dan konsumen

JAKARTA, INAPEX.co.id – Konsep hunian vertikal tidak hanya mengunggulkan dari sisi ekonomis transportasi yang mudah di jangkau dari akses jalan. Tapi konsep hunian vertikal diharapkan juga bisa memberikan konsep peluang bisnis bagi penghuni. Hal inilah yang belum pernah ada di lakukan developer atau pengembang hunian vertikal.

Dari dasar inilah pengembang Pasific Garden Style di Alam Sutera, yang hadir dengan konsep “Stylish Living for Young Generation”, beberapa waktu lalu menggandeng Surya University, para penggiat pertanian Hidroponik dan IGrow, yakni pengembang Aplikasi berbasis Android melalui workshop dan seminar bertema “Urban Farming” mengulas tentang peluang dan potensi menjadi petani cerdas di perkotaan (Urban Farming).

Menurut GM Sales & Marketing Pacific Garden Style, Mayo R. Azhari, Platform ini membantu petani lokal atau pemilik lahan yang belum optimal diberdayakan untuk bersinergi dengan para investor agar menghasilkan produk pertanian organik berkualitas tinggi.

“Dengan memadukan ekosistem tersebut, kami harapkan akan ada titik temu antara produsen dan konsumen dengan memanfaatkan teknologi terkini. Hal ini yang menjadi pembeda konsep hunian vertical kami dengan yang lainnya,”jelas Mayo, diruang kerjanya. Ditambahkan Mayo, kegiatan ini merupakan potret ekosistem yang nantinya melibatkan para penghuni apartemen dengan beragam kegiatan dan hobi masing-masing, khususnya komunitas pehobi Urban Farming.

Lanjut Mayo, komunitas ini bisa memanfaatkan teknologi Hidroponik. Pasific Garden Style berkeinginan sebagai pelopor apartemen berkonsep Komunitas multi ekosistem.

“Apartemen ini memiliki co-woriking space yang menawarkan hunian bagi kaum muda untuk berkreasi. Jadi tidak hanya sebagai tempat tingga saja tapi memberi ruang kaum milenial untuk berkumpul dan berkreasi dengan komunitas mereka masing-masing,”terang Mayo.

Terkait dengan progres pembangunan apartemen Pasific Garden Style, Mayo berujar, kalau untuk pembangunan pondasi sudah selesai dikerjakan. Sedangkan progres penjualan unit apartemen  itu sendiri cukup menggembirakan.

“Hingga akhir september 2018 yang terjual sudah mencapai 75 persen dari total 1.050 unit. Dan kami bangga karena hingga saat ini untuk pemasaran apartemen di kawasan Alam Sutera, kamilah yang tertinggi,”kata Mayo.

Mayo mencoba memberikan ilustrasi berinvestasi dengan membeli unit apartemen Pasific Garden Style. Dengan membeli satu unit apartemen seharga 500 jutaan, kemudian dengan nilai sewa ke pihak ketiga berkisar Rp 3,5 hingga Rp 4 jutaan per bulan.

“Investor dalam hitungan ini bisa berharap retur atau keuntungan sekitar 8 hingga 9  persen pertahunnya. Jika di bandingkan dengan deposito bank dengan bunga sekitar 5% pertahun, ditambah lagi dengan adanya nilai pajak atas bunga yang mencapai 20 persen, tentunya lebih menggemberiakan berinvestasi hunian,”tandas Mayo.