Menteri Basuki minta pegawai bekerja lebih keras lagi. (Foto: PUPR)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – Pasca libur Lebaran 2017, para pegawai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) RI siap bekerja lebih keras lagi serta mampu menyelesaikan target.

Permintaan itu diungkapkan Menteri Basuki Hadimuljono disela-sela kegiatan Halal Bi Halal para pimpinan dan seluruh pegawai dilingkungan Kementerian PUPR.

Lebih lanjut Basuki menegaskan, bahwa tidak ada PNS Kementerian PUPR yang bolos kerja pada hari ini. Jika kedapatan bolos, akan ada sanksi yang akan diberikan.

Menurutnya, Halal Bi Halal ini sekaligus sebagai ajang silaturahmi yang dapat memberikan semangat tersendiri bagi para pegawai untuk dapat bekerja lebih baik. Selain itu, para pegawai juga akan semakin dekat dengan para pimpinan.

Halal Bi Halal dimulai pukul 07.40 WIB di Lapangan Sapta Taruna Kementerian PUPR. Menteri Basuki bersama Ibu Kartika Basuki Hadimuljono serta para Pejabat Tinggi Madya menyalami sekitar 2.300-an pegawai yang antri untuk satu per satu mendapatkan giliran.

Acara Halal Bi Halal berakhir pada pukul 10.00 WIB dan dilanjutkan makan bersama dengan hidangan khas lebaran seperti ketupat dan opor ayam di lapangan depan Gedung Utama.

Selain itu, Menteri Basuki saat ditanya wartawan seusai Halal Bi Halal terkait evaluasi mudik lebaran 2017 mengatakan hal tersebut akan dilakukan bersama dengan Kementerian Perhubungan dan Polri dalam waktu dekat.

“Secara umum, dari segi prasarana jalan dengan adanya tambahan ruas tol darurat sepanjang 337 Km di Pulau Jawa dan 65 Km di Pulau Sumatera serta kondisi jalan nasional yang mantap dan dapat dilaluinya empat flyover di Jawa Tengah, arus mudik tahun ini relatif lebih baik dibandingkan tahun lalu,” katanya.

Keempat flyover perlintasan kereta tersebut yakni Klonengan, Dermoleng, Kretek, dan Kesambi yang berada pada ruas jalan Tegal – Purwokerto yang menghubungkan jalur Pantura melalui lintas tengah menuju ke jalan lintas selatan Jawa.

Pada mudik lebaran tahun lalu, untuk melintasi keempat perlintasan kereta tersebut dengan jarak 60 Km, dibutuhkan waktu hingga 14-16 jam, namun dengan berfungsinya keempat flyover pada mudik Lebaran tahun ini, waktu tempuh menjadi hanya sekitar 5-6 jam saja.

Menteri Basuki juga akan mengkaji rencana pembangunan jalan layang baru lainnya yang bertujuan memperlancar arus mudik pada tahun depan, diantaranya adalah jalan layang Nagreg dan Limbangan.

Sementara ruas tol darurat trans Jawa dari Brebes Timur hingga Gringsing sepanjang 110 KM, yang digunakan pada arus mudik tahun ini, penyelesaiannya akan segera dilakukan sehingga pada Lebaran tahun 2018 sudah dapat dilalui dengan konstruksi yang lebih baik.

“Kita akan mulai mempercepat pengerjaan pada pekan depan, kita genjot lagi supaya tol darurat segera selesai, untuk mendukung mudik Lebaran 2018 sehingga pelaksanaanya lebih baik lagi,” tandasnya.