Gedung sekolah ambruk. (Foto: dok.inapex)
Gedung sekolah dasar (SD) Cipta Margi II, di Desa Cipta Margi, Kecamatan Cilembar, terlihat ambruk. (Foto: dok.inapex)

 

KARAWANG, INAPEX.co.id, – Pasca ambruk, Wakil Bupati Karawang Ahmad Zamaksyari meninjau langsung gedung sekolah dasar (SD) Cipta Margi II, di Desa Cipta Margi, Kecamatan Cilembar, Kabupaten Karawang.

Kunjungan Ahmad Zamaksyari didampingi Kepala Bidang Dinas Pendidikan dan Olahraga (Disdikpora) Rakhmat Gunadi, dan Perwakilan dari Bank Jabar Banten Cabang Karawang Marga Budi Ghazali, melihat langsung kondisi diruang kelas 1, 2, 3, dan ruang guru yang tak dapat digunakan.

Wakil Bupati Ahmad Zamaksyari juga menyampaikan rasa keprihatinan dirinya atas ambruknya gedung sekolah tersebut. Ia merasa bersyukur peristiwa itu terjadi bukan disaat para siswa sedang belajar, sehingga tidak menimbulkan korban jiwa.

Dalam kesempatan itu, Ahmad Zamaksyari menyampaikan permohonan maaf kepada para guru dan siswa karena proses belajar dan mengajar mereka harus terganggu.

Ia berjanji dalam waktu dekat pemerintah daerah akan segera memperbaiki kerusakan sekolah tersebut bekerjasama dengan Bank Jabar Banten melalui program Corporate Social Responsibillity (CSR).

“Insya Allah, kami pemerintah daerah akan berkoordinasi dengan Bank Jabar Banten dan Alhamdulillah mereka bersedia ikut membantu membangun sekolah yang rubuh ini,”ujar Ahmad Zamaksyari, melalui siaran pers yang dikirim ke Redaksi INAPEX.co.id, Jum’at (3/2).

Kemudian, menanggapi pembangunan sarana pendidikan itu mengacu pada prototipe rangka baja ringan dengan genting tanah liat. Oleh karenanya, Wakil Bupati melanjutkan, dirinya akan menyampaikan kepada Bupati Karawang.

Wakil Bupati memaparkan, tiga tahun ke depan Pemerintah Daerah Kabupaten Karawang akan menyelesaikan semua kebutuhan sekolah di Karawang, mulai dari Ruang Kelas Baru (RKB) ataupun rehab Infrastruktur sekolah.

Selain itu, Wakil Bupati Ahmad Zamaksyari menyempatkan diri untuk bercengkrama dengan para siswa SDN Cipta Margi II. Ia juga memberikan dorongan dan motivasi kepada para siswa untuk tidak bersedih dan tetap giat belajar meski bangunan sekolah mereka ambruk.

Terlepas itu, PT. Galuh Citarum sebagai pengembang Galuh Mas di Karawang mengaku sangat optimis industri properti 2017 akan mampu menunjukkan peningkatan yang lebih signifikan.

Pengembang yang dirintis sejak 2004 silam tersebut, tengah membidik pengembangan konsep hunian komersial dan kebutuhan gaya hidup dipusat Kota Karawang Barat.

Stephanie Nany Ratnawati Deputy Director Operasional Housing Pusat Niaga dan Hunian Asri Terpadu ‘Galuh Mas’ pengembangan proyek real estate diatas lahan 110 hektar tersebut memiliki multi akses paling stategis ke sejumlah wilayah disekitar Kota Karawang.

“Letaknya yang mudah dijangkau,fasilitas lengkap dengan pilihan unit hunian komersial yang variatif. Sekarang ini pembangunan pelabuhan laut Cilamaya tengah dalam proses. Sedangkan tata lahan dan bangunan untuk Bandara Internasional Karawang telah berjalan,” tambah Nany Ratnawati, ketika ditemui INAPEX.co.id.

Lebih lanjut Nany menilai,bisnis disektor properti diawal tahun 2017 ini terlihat terus mengalami peningkatan.

“Properti sudah semakin menggeliat, kebutuhan akan properti semakin tinggi. Galuh mas ada di Kota Karawang, dan kita memang menangkap tentang kebutuhan itu semakin tinggi,” katanya.

Peningkatan itu bukan saja terlihat pada kebutuhan properti, namun layanan perizinan juga mendapat dukungan dari pemerintah setempat.

Nany mengakui, sangat terbantu dan dipermudah melalui layanan perizinan dibirokrasi Pemerintah Daerah Karawang.

Hal itu dilakukan untuk mendukung kebutuhan masyarakat yang diberikan melalui prosedur agar bisa memiliki rumah, tanpa membedakan status dengan syarat dan ketentuan berlaku.

“Kebetulan kita di Karawang memiliki tanah seluas 180 hektar, kita bangun dari awal hingga sekarang selalu disuport oleh Pemerintah Kawarang. Sehingga Galuh Mas mengalami kemajuanya sangat pesat,” ujar Nany Ratnawati.