JAKARTA, INAPEX.co.id, – Pagu anggaran 2017 di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) tetap sebesar Rp.105,56 triliun.

Hal tersebut ditegaskan Plt Sekretaris Jenderal Kementerian PUPR Taufik Widjoyono pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) pembahasan pagu anggaran Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2017.

“Secara pagu program tidak ada perubahan seperti yang disampaikan bapak menteri (Basuki) beberapa waktu lalu,” kata Taufik saat ditemui INAPEX.co.id, di Gedung DPR RI, Rabu (14/9).

Lebih lanjut dikatakan Taufik, dari total alokasi anggaran Kementerian PUPR itu, terbagi kedalam 11 unit kerja. Yakni untuk di Sekretariat Jenderal Rp 569 milyar, Inspektorat Jenderal Rp107 Milyar, Ditjen Bina Marga Rp 42,143 triliun, Ditjen Cipta Karya Rp 17,435 triliun, Ditjen Sumber Daya Air Rp 34,013 triliun, Ditjen Penyediaan Perumahan Rp 9 triliun,

Taufik menambahkan, Ditjen Pembiayaan Perumahan Rp 240 milyar, Badan Penelitian dan Pengembangan Rp 781 milyar, Ditjen Bina Konstruksi Rp 380 milyar, Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah Rp 313 milyar dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Rp 578 milyar.

Khusus untuk Sekretariat Jenderal, ia menyatakan, pada 2017 akan berfokus untuk membenahi aset yang ada di Kementerian PUPR.

Selain itu, penggabungan Kementerian Pekerjaan Umum dengan Kementerian Perumahan Rakyat menimbulkan dampak yang cukup besar dalam perubahan data aset negara di dua kementerian tersebut.

“Jadi rupanya penggabungan kemarin masih menyisakan PR (pekerjaan rumah-red) untuk bisa memperbaiki tata kelola aset,” jelasnya.

Selain berfokus memperbaiki manajemen aset, masih dikatakan Taufik, juga akanĀ fokus memperkuat layanan informasi publik di Kementerian PUPR.

“Kita juga memperkuat keterbukaan informasi publik, terkait dengan masalah kehumasan,” paparnya.

Kemudian usai rapat pembahasan RAPBN 2017, Komisi V DPR RI akan melanjutkan RDP dengan pejabat eselon 1 lainnya yang menangani pekerjaan teknis di Kementerian PUPR secara terpisah.

Diantaranya melalui Direktorat Jenderal Bina Marga, Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Direktorat Jenderal Sumber Daya Air.

Dalam rapat itu juga terlihat hadir Kepala Badan Pengembangan Infrastruktur Wilayah (BPIW) Hermanto Dardak, Direktur Jenderal Bina Konstruksi Yusid Toyib, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Arie Setiadi Moerwanto, Plt Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Danis H Sumadilaga dan Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Rildo Ananda Anwar.