Percepat Program Sejuta Rumah, Bank BTN Maksimalkan Teknologi Digital
Bank BTN Maksimalkan Teknologi Digital. (Foto: dok.inapex)

BOGOR, INAPEX.co.id – Kepala Departemen Penelitian dan Pengaturan Perbankan Otoritas Jasa Keuangan ( OJK) Antonius Hari membeberkan soal investasi di pengembangan teknologi mencapai Rp.7,74 Triliun.

Pasalnya, beberapa pelaku perbankan di Indonesia saat ini cenderung menginvestasikan dananya untuk pengembangan teknologi.

“Kalau dilihat secara stastistik saja, kita lihat trennya bank-bank banyak investasi di aplikasi, tidak lagi investasi untuk ke ATM, (investasi ATM) berkurang. Bank sudah melihat bahwa ini mesti dilakukan,” ujar Antonius di Bogor, baru-baru ini.

Menurutnya, dari data OJK yang mencatat bahwa investasi bank-bank untuk teknologi dari September 2016 yang hanya Rp 6,06 triliun meningkat menjadi Rp 7,74 triliun per September 2018.

Lebih lanjut dikatakan Antonius, pelaku perbankan ini lebih memprioritaskan aplikasi perbankan berbasis mobile yakni 86 persen dalam pengembangan teknologinya.

“Transaksi nasabah pada beberapa bank besar di Indonesia mayoritas 90 persen menggunakan channel elektronik,” jelas Antonius.

Tren digitalisasi perbankan pun bakal terus meningkat di masa depan. Mengingat dengan bantuan teknologi, perbankan bisa menggaet nasabah dan memantapkan pelayanannya lebih optimal.

“Kita mempersiapkan diri dan membuka pintu. Trennya semakin cepat berubah. Dengan IT bahkan 4 tahun bisa melebihi yg 40 tahun (kinerja pemilik rekening di bank),” paparnya.

Ia juga menambahkan, sebenarnya dengan banyak bank-bank yang sudah go mobile pun sudah bagus.

Namun, akan lebih baik lagi jika terjadi digitalisasi yang bisa bekerja sama dengan Direktur Jenderal Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri.

“Begitu dukcakpil ok, itu langsung siap sebenernya. Ini kendalanya, kalau kita tidak menggunakan data Ducakpil (sidik jari, iris mata) akan masih seperti ini, tapi sekarang saja sudah bagus.

Ditambah kalau dari Ducakpil ini (ada) jalannya lebih terbuka (digitalisasi),” ungkapnya. “Digital dan teknologi ini akan sangat cepat datang,” pungkas Antonius.

Terlepas itu, secara terpisah pengembang PT.Purinusa Jayakusuma juga menawarkan hunian bertajuk ‘Aryana Karawaci’ berlokasi di Jalan Raya Binong, Sukabakti Curug, Tangerang.

Hunian yang mengusung konsep vibrant art of living tersebut mempunyai tipe andalan yaitu tipe 36/72 dengan promo free biaya akte jual beli, balik nama, serta pajak pembeli.

“Unit rumah ini dibandrol mulai dari Rp.500 Jutaan Rupiah dekat dengan kawasan Karawaci, BSD City, Gading Serpong, dan Citra Raya,” kata Marketing Aryana Irwan.

Tak kalah menariknya, harga perdana ditawarkan di hunian ‘Grand Kencana One’ mulai Rp.800 Jutaan.

“Untuk tipe 33/72 dan tipe 33/86 sudah ludes di pameran ini, ” ujar Marketing Grand Kencana One Dede.

Kemudian, Hunian eksklusif bernuansa alam bertajuk ‘Serang City’ menawarkan fasilitas Double gate security, Row Jalan 14, Walking Distance (Jogging track dan sport club), underground electricity dan fiber optic serta penangkal petir.

Menurut Staf Pemasaran Serang City, memberikan bonus free fully furnished. “Tak cuma itu calon konsumen juga berhak memiliki hadiah langsung seperti TV LED 42″, HP Samsung, AC, Kanopi, dan free E-Toll 500 Ribu Rupiah,” pungkas Tia.