Ojek online bisa ajukan KPR Mikro.

JAKARTA, INAPEX.co.id,Ojek online akhirnya bisa miliki rumah sendiri lewat kemudahan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Mikro BTN. Program itu untuk membantu mewujudkan impian para driver agar punya rumah sendiri.

Adapun kriteria yang dimaksud diantaranya masa kerja driver minimal satu tahun, penghasilan per bulan minimal Rp.2,5 juta, masa aktif per bulan minimal 20 hari, dan total penyelesaian order per hari minimal 5 order.

Penyaluran KPR subsidi informal tersebut dilakukan lewat tabungan BTN Payroll sebagai rekening yang dipakai untuk persiapan menabung sebelum akad kredit. Diantaranya, seperti uang muka KPR, biaya proses KPR hingga biaya cicilan tiga kali angsuran sebagai cash collateral.

PT Bank Tabungan Negara (BTN) Tbk masih fokus menyasar di pulau Jawa. KPR Mikro sendiri mempunyai plafon maksimal Rp.75 Juta.

Sementara itu, layanan ini juga hadir di pameran IPEX yang berlangsung mulai 22 – 30 September 2018 di Jakarta Convention Center (JCC).

Pameran yang digelar PT. Adhouse Clarion Events (ACE), bekerjasama dengan PT. Bank Tabungan Negara (BTN) Persero Tbk, merupakan pameran yang digelar ke 34 kalinya diselenggarakan.

IPEX 2018 memberikan kontribusi penting dalam penyediaan hunian bagi masyarakat. “Perkembangan property komersial ditahun 2017 terbilang stagnan. Maka event ini, kami memfasilitasi antara pengembang dengan konsumen agar mampu menggairahkan industri properti berskala nasional,” jelas Vice Presiden Directur PT. Adhouse Clarion Events Igad Permana.

Pameran tertajuk ‘Pesta KPR BTN’ ini, sekaligus untuk membantu kebutuhan hunian sebagai solusi mengatasi backlog penyediaan beragam jenis produk real estate di Indonesia, serta menjadi rangkaian dari kegiatan untuk memperingati Hari Perumahan Nasional.

Penyelenggaraan IPEX periode September 2018 ini, melibatkan 200 peserta developer dan menampilkan 730 proyek properti dengan pilihan harga mulai Rp.197 juta dengan jangka waktu kredit sampai 30 tahun.

Selama pameran berlangsung, Bank BTN juga akan memberikan beragam promosi khusus bagi masyarakat diantaranya seperti suku bunga KPR mulai 6,25%, uang muka 1%, dengan total 169 stand (118 stand komersil & 51 stand FLPP).

Kebijakan pemerintah dalam pembiayaan perumahan masih akan menjadi penentu pasar properti 2018. Harga dan suplai properti, terutama pada sektor residensial, diperkirakan meningkat dengan target pengunjung 350.000 orang. Permintaan pasar akan tetap stabil, terutama pada pasar properti di bawah Rp.1 miliar.