Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: PUPR)
Menteri PUPR Basuki Hadimuljono. (Foto: PUPR)

JAKARTA, INAPEX.co.id, –  Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengingatkan pada PT Astra untuk tidak melupakan serta harus ikut menciptakan hunian yang berimbang dalam memenuhi kebutuhan rumah bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR).

“Selain membangun gedung apartemen yang megah jangan lupa (penyediaan rumah) MBR masih membutuhkan dukungan dari Astra dengan menciptakan hunian berimbang,” tegas Basuki dalam acara Grand Launching Lini Bisnis ke-7 Astra bidang properti di Jakarta, Rabu (26/10).

Lebih lanjut Basuki juga mengapresiasi Astra yang berani mengembangkan bisnisnya dibidang properti yang secara langsung mendukung program pemerintah untuk memenuhi kebutuhan rumah bagi rakyat Indonesia.

Menurutnya, Astra mengawali berkecimpung di bisnis properti sejalan dengan program sejuta rumah sekarang ini dikawal oleh Kementerian PUPR.

“Ini sejalan program kami yang diamanahi untuk menyediakan kebutuhan papan. Masih banyak backlog yang kita hadapi,” ujar Basuki.

Dikatakannya, sekarang ini pemerintah melakukan pembangunan, memang mendorong peningkatan keterlibatan swasta.

“Saya bisa jalankan sebagian dengan APBN, kita kalau mau berjalan cepat kita bisa jalan sendiri. Tapi kalau mau berjalan jauh kita harus bersama, saya maunya berjalan cepat dan jauh maka saya mengajak pihak swasta juga bersama memenuhi kebutuhan papan,” tutur Basuki.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) angka backlog perumahan memang sudah turun menjadi 11,4 juta unit namun kebutuhan rumah tiap tahun masih akan terus meningkat dan jumlahnya mencapai 800.000 unit per tahun, sehingga dapat dipastikan akan selalu ada kekurangan.

Hadirnya Program Sejuta Rumah diharapkan kerjasama pemerintah, pemerintah daerah, pengembang perumahan dan masyarakat dapat meningkatkan ketersediaan rumah bagi MBR, mengurangi backlog, serta mengurangi tingkat kekumuhan permukiman di berbagai daerah di Indonesia.