Menteri BUMN Rini Soemarno. (Foto: dok.inapex)

JAKARTA, INAPEX.co.id – Dalam rangka mendorong program satu juta rumah, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Rini Soemarno minta Bank Tabungan Negera (BTN) bisa memenuhi kebutuhan rumah bagi masyarakat khususnya generasi millenial.

Tak hanya itu, Rini Soemarno juga berharap BTN mampu mempertimbangkan aspek kepentingan masyarakat dalam memenuhi permintaan properti.

“Jadi memang di Indonesia ini kebutuhan untuk tempat tingal masih banyak sekali backlog dan memang terutama untuk milenial. Misalnya yang baru nikah mereka biasanya cari tempat dan itu yang dibutuhkan,” ujar Menteri BUMN Rini Soemarno usai meresmikan pameran Indonesia Properti Expo (IPEX) 2019 di Jakarta Convention Center (JCC) Senayan, Sabtu (2/2/2019).

Lebih lanjut dikatakan Rini, BTN sebaiknya juga memperhatikan aspek pembiayaan yang bisa mendukung kepentingan dan kebutuhan untuk masyarakat.

“Makanya saya keliling booth di sini selalu tanyakan bahwa apa dekat (propertinya) dengan transportasi publik? Harganya berapa kalau pakai angkot? Ini yang saya minta juga ke BTN memberikan pembiayaan kepada developer-developer harus memperhatikan juga fasilitas pendukungnya seperti transportasi, ruangan anak bermain dan sebagainya,” tegas Rini.

Direktur Utama BTN Maryono mengakui pertumbuhan industri properti tidak akan terganggu dengan kondisi tahun politik. Dalam kesempatan itu, Maryono optimis BTN mampu mencetak kredit baru sebesar Rp 5 triliun.

“Permintaan properti terus tinggi, selain itu faktor lain yang mendorong adalah meningkatnya kesadaran generasi milenial untuk memiliki rumah dan komitmen pemerintah dalam menyukseskan Program Satu Juta rumah,” katanya.

Sementara itu, pameran properti ini digelar oleh PT Adhouse Clarion Events bekerjasama dengan dukungan DPD REI DKI Jakarrta dan PT Bank BTN.

Gad Permata, Vice President Director PT Adhouse Clarion Events, menjelaskan antusias peserta serta optimistis bisnis properti khususnya untuk penjualan rumah sebagai hunian masih sangat tinggi.

Keyakinan berinvestasi properti masih cukup baik tahun ini mengingat masih tingginya angka kebutuhan rumah yang belum terpenuhi atau backlog.

“Kami tetap optimistis dengan event pameran property yang setiap tahun rutin kami adakan di JCC. Sebagaimana biasanya, di event bulan Februari 2019 ini. Kami memakai 2 hall Pameran di JCC yang selalu diikuti oleh para developer/pengembang komersil dan subsidi” kata Gad Permata.

Pameran properti ini juga membantu kebutuhan hunian sebagai solusi mengatasi backlog penyediaan beragam jenis produk real estate di Indonesia.

“Tentunya hal itu semua tetap yang membuat kami tetap optimistis untuk terus membantu mendukung pergerakan pertumbuhan properti melalui sarana event pameran yang kami lakukan,” tambah Gad Permata.

Jumlah pengunjung IPEX 2019 ini ditargetkan mencapai 350.000 orang selama sembilan hari pameran.

Setiap pengunjung tidak dikenakan biaya dan berhak mengikuti undian berhadiah satu unit Daihatsu Ayla yang akan diundi di akhir pameran.