Menteri BUMN Minta Perumnas Bangun Hunian Untuk Karyawan BUMN
Ilustrasi (Foto: mediaindonesia)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id, – Ketika perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-19 Badan Usaha Milik Negara dirayakan, Menteri BUMN Rini Soemarno minta Perum Perumnas membantu penyediaan rumah untuk karyawan BUMN.

Rini menilai bahwa sebagai perusahaan yang bertanggung jawab dalam penyediaan rumah untuk masyarakat, semestinya Perum Perumnas juga menyediakan properti serupa bagi karyawan BUMN.

Menanggapi hal ini, Direktur Pemasaran Perum Perumnas Muhammad Nawir menuturkan, pihaknya saat ini tengah menyiapkan hunian tersebut.

“Kita siapkan seperti yang di Pertani Kalibata, TOD (transit oriented development) DKI, di Kemayoran. Ini sebetulnya sebagian untuk rumah karyawan BUMN,” jelasnya di Jakarta, Rabu (10/5).

Baginya, rumah yang disediakan kelak bukan berupa rumah tapak, melainkan hunian vertikal baik itu rumah susun sederhana milik (rusunami) atau apartemen sederhana milik (anami).

Perbedaan ini tergantung pada tingkat penghasilan yang diperoleh masing-masing karyawan.

Bagi mereka yang masih menerima gaji rendah, maka bisa mengambil rusunami. Sebaliknya, mereka yang memiliki gaji besar wajib mengambil anami.

Nawir menuturkan, jika ada pengembang swasta yang hendak ikut berpartisipasi dalam proyek ini, bisa bekerja sama dengan Perum Perumnas. Hal tersebut dijalankan untuk mengurangi tingginya harga jual jika swasta ingin ikut andil.

“Karena tanahnya milik pemerintah, dia harus kerja sama dengan pemerintah. Seperti TOD tadi yang pakai tanah KAI (Kereta Api Indonesia), (tanah) pemda. Kan ini maksudnya supaya murah kan tanahnya,” bebernya.

Terlepas dari itu, pada kesempatan berbeda, seperti diketahui pamor rumah murah semakin mengemuka. Terlebih masyarakat menyambut antusias dengan harapan bisa memilikinya lewat sistem pembiayaan mudah dan murah.

Di kawasan Citayam, Depok terdapat dua perumahan murah dekat stasiun, seperti;

1. Cluster Diamond Citayam

Perumahan ini berjarak 3,5 kilometer dari Stasiun Citayam. Dengan luas bangunan 36 meter persegi dan tanah 72 meter persegi, tipe rumah ini dipatok hanya seharga Rp.190 juta.

Di dalamnya sudah meliputi 2 kamar tidur dan 1 kamar mandi. Tidak hanya itu, tiap unitnya juga dilengkapi carport. Untuk cicilannya sekitar Rp.1,1 juta per bulan dengan tenor selama 15 tahun. Uang mukanya sebesar Rp.57 juta atau 30 persen dari harga jualnya.

2. Rumah di dekat Jalan Raya Citayam dan Cipayung

Rumah ini mempunyai luas tanah 50 meter persegi dan bangunan 27 meter persegi. Lengkap dengan 2 kamar tidur, 1 kamar mandi, dan 1 carport.

Harganya senilai Rp.165 juta dengan cicilan Rp.950 ribu per bulan selama 15 tahun. Cicilan tersebut dapat diperoleh dengan pemberian uang muka senilai Rp.49,5 juta atau 30 persen dari harga jual.