Mendadak Terkenal, Sistem Peringatan Macet Saat Lebaran
Sistem Peringatan Macet (Foto: streetsmartrental)

 

JAKARTA, INAPEX.co.id – PT Jasa Marga (persero) Tbk adalah badan usaha jalan tol (BUJT) pertama yang mempergunakan remote traffic microwave sensor (RTMS) di ruas-ruas tol kelolaan mereka.

RTMS ini akan diletakkan di area Cawang-Cikunir, Cikunir-Cikarang Utama, Cikarang Utama-Cikarang Timur, dan Cikarang Timur-SS Dawuan.

“Untuk tol fungsional, kami belum menempatkan RTMS. Pasalnya, beban ruas lalu lintas tidak sepadat di segmen Tol Jadebotabek. Di tol fungsional, kami prediksikan bebannya sudah jauh berkurang,” jelas Direktur Operasi II PT Jasa Marga (Persero) Tbk Subakti Syukur, Senin (12/6).

Nama RTMS mulai ramai diperbincangkan saat Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menjawab pertanyaan wartawan dalam kunjungan kerjanya di beberapa ruas dalam jaringan Tol Trans-Jawa pada Sabtu (10/5).

Apa itu RTMS?

RTMS adalah sistem peringatan dini atau early warning system sebelum terjadi beban atau kepadatan lalu lintas luar biasa di lokasi yang telah ditetapkan.

Jenisnya juga bermacam-macam. Akan tetapi, yang biasa digunakan ialah RTMS® yang tak mengganggu.

RTMS ini berbasis radar jarak jauh G4™ dan memiliki sensor kuat untuk mendeteksi serta mengukur lalu lintas di jalan raya. Alat ini juga dapat membaca cuaca secara akurat, bisa diandalkan, dan bebas perawatan.

RTMS® G4™ ialah radar tiang jalan yang dipasang di pita microwave. Bersamaan dengan itu, sensor tersebut memberikan informasi per jalur serta informasi okupansi, volume, kecepatan dan klasifikasi di 12 zona deteksi yang ditentukan pengguna.

Informasi output diberikan kepada pengendali yang ada lewat penutupan kontak dan sistem komputasi lainnya oleh port serial, port komunikasi IP atau oleh modem radio opsional.

RTMS® G4™ tunggal bisa mengganti sejumlah detektor loop induktif dan pengontrol petugas.

G4™ menggabungkan radar beresolusi tinggi dan sejumlah pilihan komunikasi termasuk solusi nirkabel di dalam satu kandang tunggal.

Stasiun deteksi kabinet yang minimalis ini mudah untuk diintegrasikan ke dalam sistem apa pun apakah kontrol sinyal perkotaan atau manajemen lalu lintas jalan raya.

Aplikasi  RTMS® G4™ mampu mendeteksi blok tengah untuk persimpangan (sistem, deteksi dini), ramp metering, informasi perjalanan dan waktu tempuh, sistem manajemen lalu lintas dan deteksi kecelakaan lalu lintas, dan deteksi antrean kendaraan.

Selain itu, bisa membaca sistem keamanan zona kerja, stasiun penghitung lalu lintas tetap dan mobile, dan penggantian loop (emulasi lingkaran tunggal atau ganda).